Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ibu Tega Bunuh Anak Kandung yang Sedang Tidur, Sering Melamun Sejak Ditinggal Suami, Diduga Depresi

Seorang ibu bernaa Ani Asih tega menggorok leher anak kandungnya yang berusia 9 tahun hingga tewas.

Ibu Tega Bunuh Anak Kandung yang Sedang Tidur, Sering Melamun Sejak Ditinggal Suami, Diduga Depresi
Kompas.com
Seorang ibu bernaa Ani Asih tega menggorok leher anak kandungnya yang berusia 9 tahun hingga tewas. Pelaku diduga mengalami depresi. 

"Untuk anak yang pertamanya sudah nikah dan tinggal di Kota Palembang, dan yang kedua (korban) ini bisu dan tuli. Namun tetap bisa berjalan seperti biasanya," jelasnya.

Dijelaskan Dita, pelaku semenjak ditinggal pergi suaminya kerap terlihat melamun sendirian dan sangat jarang terlihat beraktivitas di luar rumah.

"Pokoknya sudah beberapa bulan ini tidak pernah lagi komunikasi dengan tetangga maupun dengan kami saudaranya. Maka dari itu diduga kuat mengalami gangguan jiwa akibat stress,"

"Sedangkan untuk konsumsi sehari-hari, mereka ini sering dikirimi makanan dari tetangga sekitar rumah," tambahnya.

Diketahui jenazah korban telah dimakamkan oleh warga setempat.

"Sudah dimakamkan di TPU desa Rantau Durian 1 tadi pagi," pungkasnya.

Kronologi Pembunuhan

Warga Rantau Durian 1, Kecamatan Lempuing Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel, digegerkan oleh kasus ibu bunuh anak kandung.

Ibu itu diketahui bernama Ani Asih (35 tahun).

Ia membunuh anak bungsunya berinisial FS yang baru berusia 9 tahun.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas