Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Vasanta Group Bangun Kawasan Wisata Terpadu di Pantai Batu Cermin Labuan Bajo

Mawatu melengkapi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata favorit selain keindahan Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Komodo, Wae Rebo, Sawah Lingko

Vasanta Group Bangun Kawasan Wisata Terpadu di Pantai Batu Cermin Labuan Bajo
ist
Foto 3D desain proyek Mawatu Labuan Bajo. Mengusung tema “The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo”, konsep proyek Mawatu ini merupakan yang pertama dan terbesar di Labuan Bajo 

TRIBUNNEWS.COM, LABUAN BAJO - Vasanta Group melalui PT Graha Properti Sentosa melakukan seremoni peletakan batu pertama proyek terbarunya bernama Mawatu di Pantai Batu Cermin, Labuan Bajo.

Mawatu merupakan proyek mix-use tourism development seluas +/- 12 hektar dengan konsep kawasan wisata terpadu di pinggir pantai yang pertama di Labuan Bajo.

Direktur PT Graha Properti Sentosa, Erick Wihardja mengatakan bahwa pengembangan proyek Mawatu ini sejalan dengan program pemerintah yang menjadikan Labuan Bajo sebagai prioritas utama tujuan wisata.

“Selain karena Labuan Bajo merupakan salah satu dari lima prioritas utama pemerintah dalam hal tujuan wisata yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo, proyek ini akan menjadi kebanggaan dari masyarakat Labuan Bajo serta menjadi tujuan utama bagi turis lokal maupun mancanegara saat berkunjung.

“Kami yakin Mawatu akan semakin melengkapi Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata favorit selain keindahan Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Komodo, Wae Rebo, Sawah Lingko dan masih banyak destinasi lainnya,” ungkap Erick dalam keterangannya, Senin (3/5/2021).

Baca juga: Tularkan Kegemaran Membaca Anak-anak Labuan Bajo Lewat Mobil Pintar

Mawatu memperkenalkan kawasan wisata yang lengkap dan terintegrasi, terdiri dari hotel bintang lima, lifestyle hotel, restoran apung, villa, beach club, alun-alun, serta pusat belanja, kuliner dan hiburan di dalam satu kawasan (one stop holiday destination). Kawasan wisata terpadu ini juga dilengkapi dermaga untuk kapal singgah para pengunjung.

Mengusung tema “The New Seafront Town Center & Leisure Park of Labuan Bajo”, konsep ini merupakan yang pertama dan terbesar di Labuan Bajo.

Design arsitektur yang menerapkan konsep modern tradisional dan menyatu dengan alam dan kontur tanah asli, akan menjadi daya tarik tersendiri saat berjalan kaki mengitari seluruh kawasan.

Konsep tanpa kendaraan bermotor di dalam area Mawatu juga akan menambah kenyamanan bagi seluruh pengunjung.

Untuk tahap pertama pembangunan yang direncanakan selesai pada akhir kuartal tahun 2022, Mawatu akan menyelesaikan pembangunan village market (pusat outlet/ perbelanjaan), lifestyle hotel berbintang empat, alun-alun kota untuk kegiatan seni, musik & tempat berkumpul, hotel/villa terapung, serta pusat UMKM yang merupakan dukungan Mawatu untuk para pedagang kecil di sekitar kawasan. Sementara tahap kedua rencananya akan menyelesaikan pembangunan hotel berbintang lima dan residential villa.

Baca juga: Mencicipi Kopi Khas Flores Buatan Om Agus Pemilik Kopi Tuk Keliling Labuan Bajo di Bukit Cinta

“Rumah Panjang atau yang kami sebut dengan Tribal House merupakan hotel berkonsep rumah panggung di atas air yang akan menjadi salah satu kebanggaan Mawatu, karena mengambil inspirasi design dari rumah tradisional yang digabungkan dengan kenyamanan hotel berbintang di atas air.

Kami sangat yakin pengunjung Tribal House akan merasakan pengalaman berlibur yang berbeda dibandingkan tinggal di hotel yang biasa.” ujar Erick.

“Dari outlet ruko yang tersedia, rencananya akan dijual dan disewakan untuk tenant restoran, retail, bank, café, minimarket, dan tenant lainnya yang sesuai dengan konsep Mawatu, salah satunya yakni dengan ide atap terbuka (rooftop) yang bisa dijadikan area café untuk menambah nilai tambah bagi pemilik ruko maupun penyewa.

Diharapkan dengan konsep yang inovatif ini, para pemilik dan penyewa akan mendapatkan manfaat dan nilai tambah yang maksimal,” pungkas Erick.

Vasanta Group percaya bahwa proyek ini akan menciptakan suatu konsep kawasan wisata dan Town-Centre yang memiliki potensi dan daya tarik tersendiri untuk para wisatawan lokal maupun mancanegara. Sekaligus juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pihak pemangku kepentingan, termasuk konsumen dan para investor.

Ikuti kami di
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas