Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ayah di Bali Tega Lecehkan Anak Tiri Berkali-kali, Kini Dituntun Penjara 13 Tahun dan Denda Rp 1 M

Kasus pelecehan anak di bawah umur terjadi di Denpasar, Bali. Diketahui pelakunya adalah seorang pria bernama Bibit C (43).

Ayah di Bali Tega Lecehkan Anak Tiri Berkali-kali, Kini Dituntun Penjara 13 Tahun dan Denda Rp 1 M
Tribunnews.com/Net
Ilustrasi seorang anak di bawah umur dilecehkan oleh ayah tirinya sendiri. 

TRUBUNNEWS.COM - Kasus pelecehan anak di bawah umur terjadi di Denpasar, Bali.

Diketahui pelakunya adalah seorang pria bernama Bibit C (43).

Sedangkan korbannya adalah anak gadis berusia 12 tahun berinisial ACS.

Kini kasus yang membelit Bibit sudah memasuki persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan.

Atas perbuatannya, Bibit dituntut pidana penjara selama 13 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Surat tuntutan telah dibacakan JPU Widyaningsih dalam sidang yang digelar secara daring dan berlangsung tertutup di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Bali.

Baca juga: Sering Lihat Anak Pakai Celena Pendek, Ayah Tega Rudapaksa Anak Tiri hingga Hamil 6 Bulan

"Jaksa sudah membacakan surat tuntutannya. Terdakwa Bibit dituntut pidana penjara selama 13 tahun, dan denda Rp 1 miliar subsidair 3 bulan penjara," terang Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum terdakwa ditemui usai sidang, Rabu (5/5/2021).

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini menjelaskan, bahwa perbuatan kliennya dinilai oleh JPU telah sah dan terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencabulan sebagaimana dakwaan pertama.

Bibit pun dijerat Pasal 81 Ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu No.1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU RI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak menjadi UU Jo. Pasal 76 D UU No.35 Tahun 2014 tentang Tentang Perubahan Atas UU No.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Baca juga: Ngaku Driver Ojol, Pria Ini Rudapaksa Gadis 17 Tahun di Perkebunan Karet 2 Kali, HP Korban Dirampas

"Terhadap tuntutan jaksa penuntut, kami akan mengajukan pembelaan secara tertulis. Kami sudah mohon waktu seminggu kepada majelis hakim. Nota pembelaan akan kami bacakan pada sidang pekan depan," ungkap Dewi Maria Wulandari.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Endra Kurniawan
Sumber: Tribun Bali
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas