Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sate Beracun

Ramai Kasus Sate Beracun Ini Penjelasan Ahli Forensik soal Kalium Sianida: Tergolong Cepat Mematikan

Kasus sate beracun yang menewaskan seorang anak dari pengemudi ojek online, kini sedang hangat diperbincangkan di tengah masyarakat.

Ramai Kasus Sate Beracun Ini Penjelasan Ahli Forensik soal Kalium Sianida: Tergolong Cepat Mematikan
Freepik
Ilustrasi Racun. Penjelasan Ahli Forensik tentang Kalium Sianida yang tewaskan seorang bocah berusia 10 tahun. 

TRIBUNNEWS.COM - Kasus sate beracun yang menewaskan seorang anak dari pengemudi ojek online, kini sedang hangat diperbincangkan di tengah masyarakat.

Awalnya sate tersebut akan diberikan tersangka kepada pria pujaan hatinya.

Tersangka meminta ayah korban yang bekerja sebagai pengemudi oiek online untuk mengantarkan sate tersebut.

Namun karena pria yang menjadi target tersangka tidak ada di rumah, sate yang telah diberi racun tersebut dimakan oleh anak dari pengemudi ojek online.

Baca juga: Berkaca Pengalaman Sate Sianida, Pimpinan Komisi VIII Imbau Masyarakat Tak Sembarang Terima Takjil

Baca juga: KRONOLOGI Lengkap Penangkapan NA Pengirim Paket Sate Sianida, Bungkus Sate dan Jaket Jadi Petunjuk

Diketahui racun yang dimasukkan ke dalam sate adalah Kalium Sianida.

Akibat memakan sate tersebut, anak yang berusia 10 tahun itu tewas.

Lantas seberapa mematikannya Kalium Sianida ini?

Baca juga: FAKTA BARU Paket Sate Beracun Sianida, Ternyata Sasarannya Anggota Satreskrim Polresta Yogyakarta

Baca juga: Membandingkan Kasus Kopi Mirna dan Sate Beracun Bantul, Sama-sama Gunakan Racun Sianida

Tergolong Racun yang Cepat Mematikan

Dokter Forensik RSUD Moewardi dan RS UNS Surakarta, Novianto Adi Nugroho, mengatakan Kalium Sianida merupakan racun yang tergolong cepat memematikan.

Pasalnya, akan berefek langsung pada kerusakan organ vital, seperti jantung dan otak.

Halaman
1234
Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas