Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Saksi Ungkap Detik-detik Saat Padamkan Api yang Membakar Perawat Cantik di Malang: Wajah Kebul-kebul

Dudik Dwi Jatmiko (50) menceritakan detik-detik ketika dirinya menolong Eva Sofiana Wijayanti, perawat cantik yang menjadi korban aksi pembakaran.

Saksi Ungkap Detik-detik Saat Padamkan Api yang Membakar Perawat Cantik di Malang: Wajah Kebul-kebul
Surya
Eva Sofiana Wijayanti, perawat di Malang dibakar seorang Pria. Wajah dan tubuh luka bakar. Polisi ungkap ciri-ciri pelaku. 

TRIBUNNEWS.COM, MALANG - Dudik Dwi Jatmiko (50) warga yang tinggal di sekitar Klinik Bunga Husada Kalipare menceritakan detik-detik ketika dirinya menolong Eva Sofiana Wijayanti, perawat cantik yang menjadi korban aksi pembakaran di Malang, Jawa Timur.

Saat kejadian, Dudik mengaku dirinya sedang berada di dapur.

Tiba-tiba, ia mendengar suara teriakan dari arah klinik.

"Saya dari dapur mendengar teriakan aduh-aduh dari arah klinik. Kemudian semakin keras terdengar dari arah sini (menunjuk pintu keluar)," ucap Dudik ketika ditemui di depan klinik, Selasa (5/5/2021).

Baca juga: Perawat Cantik di Malang Dibakar Hidup-hidup, Pelaku Kejar dan Siramkan Bensin Lalu Menyulutnya

Saat itu, Dudik menerangkan korban sedang berada di ruang istirahat berteriak meminta tolong.

Ia melihat korban terbakar pada bagian bahu belakang, sedangkan bagian wajah nyaris hangus.

"Saya berupaya padamkan api dari si korban. Saya tepuk-tepuk hingga padam. Daerah wajah kebul-kebul saat saya padamkan. Sepi saya sendirian saja. Beliau sebelum kejadian itu sedang istirahat katanya," ungkap Dudik.

Ditanya tentang sosok penyiram bensin ke wajah korban, Dudik mengaku tidak mengetahuinya.

Baca juga: Perawat Dibakar Hidup-hidup Seorang Pria, Polisi Masih Kejar Pelaku, 4 Orang Sudah Diperiksa

"Saya tidak sempat melihat. Tapi kata korban pakai helm terus bermasker, pakai jaket dan pakai motor beat (Honda Beat) warna hitam," kata Dudik sembari mengkiaskan gambaran pria tak dikenal yang dijelaskan korban.

Dudik mengungkap korban merupakan sosok yang periang dan baik ketika berinteraksi dengan tetangga maupun pasien.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Adi Suhendi
Sumber: Surya Malang
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas