Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Internet di Papua Masih Mati, Pemerintah Diharapkan Segera Ambil Tindakan Darurat

Boy juga menyayangkan langkah antisipasi dalam menyelesaikan masalah putusnya internet di Papua karena tidak ada upaya solusi darurat.

Internet di Papua Masih Mati, Pemerintah Diharapkan Segera Ambil Tindakan Darurat
Tribunnews.com/ Adi Suhendi
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Akses internet di Papua, terutama di dua kota utama yaitu Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura serta beberapa daerah sekitarnya sampai saat ini masih belum aktif.

Pemerintah diminta untuk segera mengambil tindakan darurat agar akses internet bisa kembali normal karena jika tidak akan berimbas pada lumpuhnya kegiatan masyarakat dan terutama beberapa agenda strategis di depan mata yaitu penyelenggaraan PON 2021.

"Tidak bisa kita bayangkan bagaimana infrastuktur vital ini bisa terbengkelai begitu lama. Ini sudah hampir satu minggu akses internet putus. Artinya kesigapan pemerintah sangat lemah dalam mengatasi masalah, padahal Papua saat ini sedang menyiapkan even besar seperti PON. Kalau internet mati, lalu masyarakat bisa apa?" kata Anggota DPR Papua Boy Markus Dawir dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (7/5/2021).

Bukan hanya itu Boy juga menyayangkan langkah antisipasi dalam menyelesaikan masalah putusnya internet di Papua karena tidak ada upaya solusi darurat sambil menunggu langkah perbaikan secara menyeluruh.

Baca juga: Jaringan Internet Putus di Jayapura, Pedagang Enggan Jual Pulsa

Saat ini kata dia, dampak putusnya internet di Papua sangat luar biasa.

"Dari sisi kegiatan belajar mengajar siswa dan mahasiswa sudah pasti terganggu. Kegiatan ekonomi berbasis online juga terkendala dan itu tentu menimbulkan kerugian yang tidak sedikit. Pemerintah suruh belajar dari rumah, lalu internet mati, masyarakat bisa apa?," kata Boy.

Dalam rangka itu kata dia, pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika harus sesegera mungkin mengembalikan akses internet yang putus di Papua.

"Jangan sampai gara-gara masalah ini, masyarakat Papua punya spekulasi lain apalagi beberapa waktu terakhir situasi di Papua cenderung memanas pasca tertembaknya Kepala BIN Daerah Papua. Jadi harap ini jadi perhatian serius," tegasnya.

Baca juga: Fraksi Gerindra Harap Revisi Otsus Jadi Solusi Persoalan Papua

Even PON kata dia sangat tergantung pada akses internet. Bahkan dia mengingatkan jika saja masih terus terbengkelai, maka sebaiknya PON ditunda saja.

"Karena percuma juga kalau akses internet susah. Apalagi dua kota ini adalah penyangga kegiatan PON yang utama. Tolong jadi perhatian pemerintah," pungkasnya.

Ikuti kami di
Penulis: chaerul umam
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas