Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kronologi Nenek Masturi Dibunuh Orang Dekat di Serdang Bedagai, Berawal Saat Pelaku Pinjam Motor

Kasus pembunuhan Masturi Br Sianipar, janda berusia 65 tahun di Serdang Bedagai, Sumatera Utara akhirnya terungkap.

Kronologi Nenek Masturi Dibunuh Orang Dekat di Serdang Bedagai, Berawal Saat Pelaku Pinjam Motor
Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Dua tersangka yang terlibat dalam kematian tragis Masturi Br Sianipar (65) warga Dusun I Desa Seibamban Kecamatan Seibamban Kabupaten Serdang Bedagai, digelandang ke Polsek Firdaus, Senin (24/5/2021). 

Pihak keluarga pun tidak menyangka bahwa pelakunya adalah tetangga sendiri.

Korban dan pelaku memang berasal dari desa yang berbeda.
Namun, rumah keduanya berdekatan.

"Rizal itu sudah kami anggap saudara sendiri," ucap anak laki-laki korban yang tidak mau menyebutkan namanya.

"Istri si Rizal itu sudah dianggap cucu. Saya dari Duri (Provinsi Riau) begitu dapat kabar langsung datang kemarin itu. Tetangga sini yang menelepon saya, makanya tahu," katanya.

Rizal saat dihadirkan kepolisian pun mengakui perbuatannya dan menyesal sudah membunuh korban.

"Aku masih belum percaya sebenarnya aku sendiri pelakunya. Menyesal aku memang tapi untuk apalagi penyesalanku ini. Aku diam banyak-banyak berdoa ini," ucap Rizal dilansir dari Tribunmedan.com, Senin (24/5/2021).

Sakit hati

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang menyebut motif tersangka Rizal menghabisi Masturi Br Sianipar karena sakit hati.

Meski demikian, kepolisian tak percaya begitu saja atas keterangan pelaku.

Saat ini penyidik pun terus mendalami keterangan-keterangan tersangka.

"Sebenarnya pelaku dengan korban ini sudah saling kenal. Kalau sudah kenal harusnya ketika meminjam itu bisa. Ini yang kita sedang dalami. Ada juga niat pelaku ini memang ingin menguasai harta benda korban karena kondisinya juga cukup mendukung. Korban selama ini tinggal di rumah seorang diri," kata Robin saat paparan kasus di Polsek Firdaus, Senin (24/5/2021).

Ia menyebut mereka juga masih belum percaya penuh terkait palu yang kini menjadi barang bukti.

Polisi mencurigai palu itu sudah disiapkan pelaku dari rumah.

Baca juga: Janda Tua di Aceh Jadi Korban Hipnotis, Emas Senilai Rp 25 Juta Raib, Modus Pelaku Tawari Bansos

Robin mengungkapkan, pelaku ditangkap di Kabupaten Dairi pada Jumat lalu.

Petugas memberikan hadiah timah panas lantaran pelaku berupaya memberikan perlawanan.

"Dia kita beri tindakan terukur karena sempat melakukan perlawanan saat ditangkap. Jadi setelah melakukan penganiayaan pelaku langsung kabur. Di sana pelaku berjualan tilam dan bantal," kata Robin.

Atas perbuatannya Rizal dikenakan pasal 338 Jo Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun dan maksimal seumur hidup.

Sementara Tohir yang merupakan penadah barang curian diancam dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (tribunmedan.com/ Indra Gunawan).

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Ini Alasan Rizal Tega Habisi Opung Masturi Br Sianipar, Padahal Sudah Dianggap Saudara

Penulis: Adi Suhendi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas