Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Satu Kampung di Sleman Banyak yang Positif Covid-19, Ini Penjelasan dan Kronologinya

Penularan Covid-19 Klaster Padukuhan Ngaglik RT 1 dan RT 2 Desa Caturharjo, Sleman, Kabupaten Sleman jadi atensi pemerintah.

Satu Kampung di Sleman Banyak yang Positif Covid-19, Ini Penjelasan dan Kronologinya
Shutterstock
Ilustrasi virus corona covid-19.(Shutterstock) 

Adanya klaster kampung yang muncul di Padukuhan Ngaglik, Desa Caturharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman berdampak kepada warga sekitar.

Dukuh Ngaglik, Agung Wahyu Riyanto menceritakan, banyak warga yang mengeluh lantaran kasus Covid-19 di kampungnya terekspos.

“Saya meluruskan dulu. Di Padukuhan Ngaglik, di RW ini ada 4 RT, yakni RT 1, RT 2, RT 3 dan RT 4. Warga yang terkena Covid-19 itu ada di RT 1 dan RT 2,” jelas Agung kepada Tribun Jogja, Selasa (25/5/2021).

Banyaknya pemberitaan terkait warga Padukuhan Ngaglik yang terkena Covid-19 membuat sejumlah warga yang tidak terjangkit tidak bisa bekerja. Hal ini karena tempat kerja mereka meminta cukup banyak syarat yang menyatakan bahwa mereka sehat dan bebas virus corona.

“Tadi, sudah ada warga yang mengeluh tidak boleh masuk kerja. Kantornya tahu dia tinggal di daerah klaster Covid-19. Kalau tidak kerja, bagaimana dia bisa mendapatkan uang,” tanyanya.

Maka dari itu, dia memastikan bahwa warga yang saat ini terjangkit virus corona hanya di RT 1 dan RT 2.

“Untuk RT 3 dan RT 4, itu mereka masuk di zona hijau. RT 1 itu memang zona merah, sementara RT 2 adalah zona oranye. Namun warga RT yang di zona hijau juga terkena imbas jadinya,” tambahnya.

Agung juga memastikan, warga yang terkena Covid-19 juga sudah berada di asrama haji, dibawa oleh 6 ambulans. “Di sini sudah tidak ada yang terjangkit corona. Semua sudah dikarantina,” tandasnya.

Sebelumnya, Puluhan warga padukuhan Ngaglik, Kalurahan Caturharjo, Sleman dijemput menggunakan ambulans menuju fasilitas kesehatan darurat Covid-19 (FKDC) atau selter Asrama Haji, Selasa (25/5/2021).

Mereka dijemput, setelah dinyatakan positif terpapar virus SARS-CoV-2 penyebab covid-19.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Barir
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas