Tribun

Penanganan Covid

Fakta-fakta Baru Kasus Tabung Oksigen Kosong RSU Pirngadi, Pengakuan Anak Pasien yang Meninggal

Kasus tabung oksigen Rumah Saki Umum Daerah aau RSUD Pirngadi Medan kembali di permasalahkan.

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Fakta-fakta Baru Kasus Tabung Oksigen Kosong RSU Pirngadi, Pengakuan Anak Pasien yang Meninggal
TRIBUN MEDAN / ist
Capture CCTV pelaku pencurian saat beraksi di ruang isolasi Pirngadi Medan, Jumat (23/4/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN -- Kasus tabung oksigen Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Pirngadi Medan kembali di permasalahkan.

Salah satu anak dari 'korban tabung oksigen kosong' dai rumah sakit milik pemda setempat kembali mengungkap layanan rumah sakit tersebut.

Berikut kebobrokan berdasarkan versi keluarga pasien.

Rawi Candra, anak pasien mengungkap seharusnya orangtuanya dirawat di ruang ICU.

Namun petugas sangat lambat melakukan pemindahan dengan alasan tidak ada bad, padahal jumlah pasien di ICU saat itu sangat sedikit.

Baca juga: Viral Video Pasien Meninggal Diduga karena Tabung Oksigen Kosong, Ini Penjelasan RS hingga Ombudsman

Kedua, Rawi menyebut peralatan medis di RSUD Pirngadi Medan tidak berfungsi baik.

"Alat tensi dan denyut jantung itu eror, rusak. Berulang kali matikan hidupkan matikan hidupkan," ucap Rawi Candra.

Kedua hal di atas disampaikan Rawi dalam tayangan Kompas TV yang dipandu oleh Rosi.

Hal ini menjadi fakta baru yang mencuat ke publik karena selama ini publik hanya mengetahui kalau permasalahan berada di status tabung oksigen saja.

Hingga saat ini Rawi menyebutkan tidak ada etikad baik dari RSUD Pirngadi Medan untuk meminta maaf kepada pihaknya.

Baca juga: Airlangga Lepas Pengiriman Bantuan Tabung Oksigen Tahap Kedua untuk India

Ia pun berencana membawa hal ini ke proses hukum.

"kalau tidak ada niat untuk itu (kekeluargaan), ya ke ranah hukum lah pastinya," ujarnya.

Sementara, Direktur RSUD Pirngadi Medan, Suryadi Panjaitan membantah terkait dugaan tabung oksigen kosong.

Menurutnya, sudah melakukan pengawasan terhadap alat-alat kesehatan. Terlebih itu menyangkut keselamatan pasien.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas