Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Polda NTB Gelar Simulasi Taktis Penyebaran Covid-19 Secara Masif

Iqbal mengatakan pihaknya menggelar rapat kesiapan itu untuk mempersiapkan NTB apabila terjadi eskalasi outbreak Covid-19 tidak terkendali.

Polda NTB Gelar Simulasi Taktis Penyebaran Covid-19 Secara Masif
istimewa
Polda NTB menginisiasi dilaksanakannya TFG (Tactical Floor Game). Merupakan langkah untuk melaksanakan kegiatan antisipasi Outbreak penularan Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) membuat metode Tactical Floor Game sebagai langkah penanganan untuk mengantisipasi eskalasi outbreak pasien Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), sekaligus potensi transmisi Covid-19 oleh kunjungan skala nasional dan internasional.

Kapolda NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya menggelar rapat
kesiapan itu untuk mempersiapkan NTB apabila terjadi eskalasi outbreak Covid-19 tidak terkendali.

“Katakanlah sesuatu yang tidak kita inginkan terjadi oleh adanya Covid-19. Oleh karena itu, pelaksanaan Tactical Floor Game ini pandangan saya menjadi sangat penting. Apa yang harus kita kerjakan dan apa yang tidak boleh kita kerjakan. Berbuat apa, bertanggungjawab kepada siapa, dan apa tanggung jawabnya,” kata dia, saat sambutan dalam rapat koordinasi bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB.

Baca juga: Wamenkes: Bantuan Nakes & Faskes di Kudus dan Bangkalan Diperlukan untuk Atasi Lonjakan Covid-19

Jenderal Polisi bintang dua itu menjelaskan, dalam menghadapi penyebaran Covid-19 yang mewabah hampir di seluruh belahan dunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB tidak akan dapat menanganinya, tanpa kolaborasi dengan seluruh komponen atau stakeholder yang ada.

“Pemerintah provinsi tidak bisa bekerja sendiri, semua stakeholder harus membantu men-support pemerintah. Supporting system yang kita lakukan dengan segala daya upaya hari ini. Sudah hampir satu tahun lebih dunia dilanda pandemik Covid-19 termasuk Provinsi Nusa Tenggara Barat, tetapi hari ini, di Tribun yang sederhana ini menjadi jawaban,” jelasnya.

“Kita tidak pernah lelah untuk melakukan upaya-upaya penanggulangan Covid-19. kita semua ingin Provinsi Nusa Tenggara Barat hadir sebagai perwujudan negara untuk seluruh masyarakat, agar apabila hal-hal yang tidak diinginkan, terburuk sekalipun, dengan konsep TFG ini kita ingin di provinsi NTB siap pada semua aspek."

Baca juga: Gunakan Kapal Pinisi, Partai Gelora Terjunkan Blue Helmet Bantu Korban Bencana di NTT dan NTB

Menurut mantan Kadiv Humas Polri itu, model TFG yang akan disiapkan sekaligus dalam upaya mengantisipasi dan atau mendeteksi virus varian baru yang masuk ke Indonesia, termasuk NTB.

“Sekarang ini kita sama-sama mengantisipasi varian baru masuk ke Indonesia. Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia adalah institusi yang menurut kami betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat sebagai garda terdepan,” ucapnya.

“Kami di NTB paham itu, dan memerintahkan seluruh  jajaran harus maksimal, melaksanakan langkah-langkah sebagai supporting system kepada pemerintah daerah dalam rangka menekan transmisi Covid-19 dengan langkah-langkah strategis,” tutupnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas