Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Suami Bunuh Istri Karena Kesal Selalu Rewel Soal Penghasilan di Kotim, Korban Alami 11 Luka Tusuk

Seorang suami tega membunuh istrinya dengan menggunakan pisau dapur di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah.

Suami Bunuh Istri Karena Kesal Selalu Rewel Soal Penghasilan di Kotim, Korban Alami 11 Luka Tusuk
TribunnewsBogor.com/Mohamad Afkar Sarvika
Ilustrasi pelaku kejahatan: Polisi menangkap pria pembunuh istrinya sendiri di Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. 

Dikatakan Kapolres, pihaknya telah memeriksa delapan orang saksi yang akhirnya terungkap pelaku pembunuhan adalah suami korban sendiri.

Baca juga: Bermodus Obati Penyakit, Ateng, Dukun di Kalteng Ini Rudapaksa Seorang Wanita

"Kejadiannya, Jumat (4/6/2021) pukul 08.00 WIB, korban sempat berpamitan dengan suaminya untuk memancing, saat itu pelaku sedang memperbaiki tali gerobak di motornya untuk pengangkutan sawit," ujarnya.

Kemudian, suaminya berangkat kerja dan pulang pukul 11.00 wib, tidak menemukan istri di rumah kemudian mendatangi istri yang sedang memancing.

Sekitar Pukul 11.30 pelaku berjumpa dengan korban saat memancing.

"Saat itu, pelaku sedang dalam keadaan marah dan kalap, sehingga istrinya langsung dipukul di dada lalu, pipi. Korban melawan menyerang pelaku yang menghindar lalu membalas, menonjok dada korban, kemudian terjongkok dan berdiri lagi berusaha memukul," ujarnya.

Dari dalam tas yang dibawa korban, pelaku mengambil pisau yang biasa digunakan untuk mencari umpan.

Kemudian, pelaku saat itu membacok korban hingga sebelas kali tusukkan.

Baca juga: Buaya 4 Meter Mati Terperangkap, Diduga Mangsa Warga Pulang Pisau Kalteng

"Hingga korban tersungkur tak berdaya, pelaku kemudian menarik korban hingga ke masuk parit dan tubuh korban ditutup pelepah pohon sawit, kemudian pelaku pergi meninggalkan mayat korban," ujarnya.

DM mengaku tega membunuh istrinya karena saat itu dalam keadaan kalap karena sangat emosi melihat tingkah istrinya tersebut.

"Saya tidak ada maksud membunuh istri, tapi karena jengkel dan sering cekcok akhirnya kalap dan membunuhnya," ujarnya.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas