Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kejar Target Vaksinasi, Hendi Terus Tambah Sentra Vaksin di Kota Semarang

Kami sendiri punya target setiap harinya minimal lima ribu sampai enam ribu warga dapat terlayani program vaksinasi di Kota Semarang.

Kejar Target Vaksinasi, Hendi Terus Tambah Sentra Vaksin di Kota Semarang
Istimewa
Kejar Target Vaksinasi, Hendi Terus Tambah Sentra Vaksin di Kota Semarang. 

TRIBUNNEWS.COM - Terus fokus dalam mengupayakan percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat di Ibu Kota Jawa Tengah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi melakukan peninjauan ke tiga lokasi sentra vaksinasi yang ada di wilayahnya, Senin (28/6). Tiga lokasi sentra vaksinasi tersebut terdapat di kantor Kecamatan Pedurungan, Universitas Dian Nuswantoro, dan UNIKA Soegijapranata. Ketiga sentra vaksinasi tersebut melengkapi 64 sentra vaksinasi reguler yang telah ada di Kota Semarang, yakni yang terdapat pada 37 Puskesmas dan 27 Rumah Sakit.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu sendiri menekankan, penambahan sentra vaksinasi di Kota Semarang dilakukan untuk dapat berkontribusi dalam pencapaian target vaksinasi oleh pemerintah pusat RI, yaitu sebanyak 1 juta vaksin setiap harinya. Untuk itu dengan banyaknya sentra vaksinasi didirikan, Hendi optimis untuk Kota Semarang sendiri setidaknya mampu melakukan vaksinasi kepada 6.000 warga setiap harinya.

"Hari ini kami melakukan checking proses pemberian vaksinasi yang ada di tiga sentra vaksinasi, yaitu di kantor Kecamatan Pedurungan, UDINUS, serta UNIKA. Dengan begini maka selain vaksinasi reguler di Puskesmas dan Rumah Sakit, masyarakat juga dapat mendapatkan vaksin melalui sentra vaksinasi khusus yang didirikan," teraang Hendi.

“Kami sendiri punya target setiap harinya minimal lima ribu sampai enam ribu warga dapat terlayani program vaksinasi di Kota Semarang,” tegas Wali Kota Semarang tersebut.

Di sisi lain Hendi mengharapkan pendaftaran vaksinasi melalui sistem online yang diterapkan oleh Pemerintah Kota Semarang tidak mempersulit masyarakat untuk dapat mengakses vaksinasi. “Banyaknya sentra vaksinasi dengan pendaftaran online seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan masyarakat yang akan melakukan vaksinasi, sehingga tidak berkerumun. Jangan sampai kesannya mau sehat malah kruntelan atau berkerumun sehingga justru berpotensi menjadi klaster penularan virus Covid-19,” pungkasnya.

Hendi pun menekankan dari pantauan yang dilakukannya, pelayanan pada sentra vaksinasi di Kota Semarang berjalan cukup nyaman dengan manajemen antrian, penataan serta pendaftaran online yang baik. Dirinya juga mengapresiasi langkah serta dukungan berbagai pihak dalam menyediakan fasilitas layanan sentra vaksinasi, termasuk yang telah dibuka sebelumnya di kampus UIN Walisongo, Sam Poo Kong, serta di gedung Gradhika Bhakti Praja.

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas