Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Emosi Dengar Tangisan Bayi 7 Bulan, Orangtua Angkat Bekap Mulutnya, Ternyata Mereka Depresi

Kini, pelaku pasangan suami istri tersebut sudah diamankan jajaran Satreskrim Polres Banyuasin.

Emosi Dengar Tangisan Bayi 7 Bulan, Orangtua Angkat Bekap Mulutnya, Ternyata Mereka Depresi
sitel.com.mk
Ilustrasi bayi. 

"Karena saat ditutup RS korban tak diam, kemudian AS pun melakukan hal serupa terhadap korban. Alhasil, korban diam, diberi susu hingga tertidur. Penganiayaan pasutri itu terekam kamera warga," katanya.

Beruntung kala itu, salah seorang tetangga merekam aksi pasutri tersebut secara diam-diam.

Kemudian, rekaman aksi pasutri itu beredar dan membuat warga sekitar resah.

Korban lalu diamankan di kediaman kepala desa setempat.

Ilustrasi penjara.
Ilustrasi penjara. (wytv.com)

"Karena video aksi penganiayaan pasutri itu beredar dan membuat resah warga sekitar, korban diamankan dan menginap di rumah Kades. Korban dibawa berobat oleh kades, setelahnya diserahkan ke saudara pelaku," katanya.

Kedua pelaku juga ternyata mengalami depresi lantaran bayi mereka meninggal saat dua hari dilahirkan.

Peristiwa itu membuat mereka menjadi kalap dan menganiaya korban.

Baca juga: Seorang Pria Probolinggo Aniaya Kedua Mertuanya, Emosi Dihalang-halangi Saat Jemput Istri

"Orang tua kandung korban belum mengetahui kejadian ini, karena mereka tinggal di lain desa," jelas Ikang.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dikenakan Undang-undang 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

Halaman
123
Editor: Willem Jonata
Sumber: TribunJakarta
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas