Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pernah Longsor Tewaskan 40 Orang, Sebagian Warga di Lokasi Bencana di Cihanjuang Ogah Direlokasi

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mengaku ada warga yang tak mau meninggalkan rumah mereka.

Pernah Longsor Tewaskan 40 Orang, Sebagian Warga di Lokasi Bencana di Cihanjuang Ogah Direlokasi
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Tim SAR gabungan terpaksa harus merobohkan bangunan Taman Kanak-Kanak (TK) An-Nur dalam melakukan pencarian korban tertimbun longsor di Perum Pondok Daud, Kampung Bojongkondang, RT 3/10, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Masih ada 26 orang yang dinyatakan hilang akibat bencana alam ini. 

Ia menambahkan, pihaknya tidak bisa memaksa kepada warga yang enggan direlokasi.

Namun, kata dia, pihaknya akan tetap memantau dalam setahun kedepan dengan alat inclinometer atau pendeteksi getaran tanah,

"Jadi, untuk yang 17 KK dan 10 KK siap untuk direlokasi, nah sisanya akan kami pastikan lagi,” ujarnya.

Kemudian, kata Herman, khusus untuk 25 KK di Pondok Daud, Pemkab Sumedang akan berkonsultasi bersama Kementerian dan warga lantaran selain persoalan lahan relokasi, ke 25 KK tersebut bukan penduduk Sumedang.

“Target penyelesaiannya, lebih cepat lebih baik, besok juga kalau sudah siap dibangun, kami siap-siap saja. Kami tergantung dari Kementerian PUPR, karena semua harus final dulu, takutnya nanti pas sudah dibangun semua malah tidak diisi,” kata dia.

Longsor di Cimanggung sendiri terjadi di awal tahun ini.

Total 40 orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Selain warga sekitar, ada juga anggota TNI yang sedang melakukan evakuasi menjadi korban.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Masih Ingat Longsor di Cimanggung Sumedang yang Tewaskan 40 Orang? Tak Semua Warga Mau Direlokasi

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas