Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pelaku Pembunuhan Remaja di Kalasan Yogyakarta Masih Misterius, Polisi Duga Orang Dekat

Siapa pelaku pembunuhan terhadap remaja berinisial SYP (16) di rumahnya sendiri di Dusun Kedulan, Sleman, Yogyakarta, masih misterius.

Pelaku Pembunuhan Remaja di Kalasan Yogyakarta Masih Misterius, Polisi Duga Orang Dekat
The Indian Express
Ilustrasi pembunuhan. 

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA - Sampai saat ini siapa pelaku pembunuhan terhadap remaja berinisial SYP (16) di rumahnya sendiri di Dusun Kedulan, Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman, Yogyakarta, masih misterius.

Polisi masih mendalami kasus ini namun untuk sementara polisi menduga, SYP sengaja dibunuh orang terdekatnya untuk maksud dan tujuan tertentu.

Kapolres Sleman AKBP Wachyu Tri Budi Sulistiyono menyatakan hal tersebut berdasarkan pemeriksaan barang bukti sangat mendukung jika SYP tewas karena dibunuh.

Sebagaimana diketahui bocah malang tersebut ditemukan meninggal di rumahnya sendiri yakni di Dusun Kedulan, Tirtomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman pada Rabu (28/7/2021) malam.

"Dugaan kami ya masih ada lingkaran mereka (korban)," katanya saat dihubungi, Jumat (30/7/2021).

Dugaan itu diperkuat dengan tidak adanya barang yang hilang milik keluarga tersebut seusai SYP ditemukan tak bernyawa lagi.

Baca juga: Hamil 7 Bulan, Nakes di RS PKU Muhammadiyah Bantul Meninggal Terpapar Covid-19

"Korban kan di dalam rumah juga tidak ada barang yang hilang juga. Kemungkinan besar antara korban dan pelaku ini saling kenal," ujarnya.

Baca juga: Tahu Barang Mahal, Maling di Pamulang Gasak Sepeda Orbea Rallon Seharga Rp 100 Juta

Wachyu mengatakan saat ini anggota masih terus mendalami kasus ini. Termasuk akan mendalami keterangan ibu korban.

"Kita masih dalami semua kemungkinan-kemungkinan, informasi apapun kami masih cek. Baik pembuktian secara ilmiah dan sebagainya.," ujarnya.

Baca juga: Cuma Gara-gara Adu Mulut, Dua Ormas di Bandung Bentrok, Korban Alami Luka Tusuk

Pihaknya juga masih memintai keterangan dari para saksi. "Saksi-saksi yang lain masih kita cari," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas