Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penangkapan Terduga Teroris

Dibekuk Densus 88, Terduga Teroris di Binjai Berprofesi Sebagai Guru, Terkait Dengan Kotak Amal

Dudi Iskandar merupakan seorang guru disalah satu sekolah di Kota Binjai. Ia diamankan, lantaran diduga berkaitan dengan Kotak Amal Laz

Dibekuk Densus 88, Terduga Teroris di Binjai Berprofesi Sebagai Guru, Terkait Dengan Kotak Amal
David Yohanes/Surya
Ilustrasi: Dua Polisi berjaga di depan rumah mertua terduga teroris, N di Tulungagung. Masa lalu N, sang terduga teroris terungkap. 

TRIBUNNEWS.COM, BINJAI- Densus 88 Anti Teror juga membekuk seorang terduga teroris di Binjai, Jumat (13/8/2021).

Tim Densus 88 Antiteror bersama Polda Sumut mengamankan seorang terduga teroris bernama Dudi Iskandar (44) warga Jalan Kol Yos Sudarso, Gang Aisyah, Lingkungan IX Kelurahan Cengkeh Turi, Kecamatan Binjai Utara.

Dudi Iskandar merupakan seorang guru disalah satu sekolah di Kota Binjai. Ia diamankan, lantaran diduga berkaitan dengan Kotak Amal Laz Aba di Kota Binjai.

Usai diamankan Panglong dekat kediamannya, Dudi langsung diboyong petugas ke rumahnya, guna melakukan pemeriksaan dan penggeledahan.

Diduga penangkapan Dudi ini, hasil dari pengembangan penangkapan yang dilakukan Densus 88 di Tanjung Balai.

Baca juga: Terduga Teroris di Medan Ditangkap Densus 88 saat Beli Sarapan, Sosoknya Kurang Dikenal Warga

Berdasarkan informasi yang diterima www.tribun-medan.com, dalam penggeledahan yang dilakukan dikediaman Dudi Iskandar, personel Densus 88 berhasil menemukan beberapa barang bukti.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan adalah, tujuh buku berjudul Zionis dan Syiah, Suara Syam, Mewaspadai penyimpangan Neo Murji"ah, Membongkar kesesatan Gafatar, Sehat dan Kaya dengan sedekah (3 buku).

Kemudian, tim juga menemukan barang bukti lain, yakni Buku Tabungan Bank Mandiri Syariah, ATM Bank Mandiri Syariah, Kartu NPWP, dua unit ponsel.

Lalu, Sertifikat Wakaf Tunai Program Sejuta Donatur untuk Ponpes Tahfiz Alquran Al Huda Gratis,1 berkas Copy bertuliskan Arab, 1 KTP, 1 Lembar Foto Copy KTP atasnama Dudi Iskandar, 1 Kartu Umroh dan Haji Plus (Tawassu) dan 1 Kartu BSM.

Baca juga: Terduga Teroris Diringkus Saat Beli Sarapan

Ardi mengatakan, setelah salat Jumat, Densus 88 langsung memboyong Dudi dari kediamannya. Saat ditanya, kemana Dudi dibawa, Ardi belum mengetahuinya

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas