Tribun

Pencuri Bersenjata Tembak Warga dan Tabrak Polisi, Aksinya Terhenti, Tak Berkutik di Hadapan Polwan

Pencuri bersenjata usai beraksi di minimarket di Kota Serang berhasil dilumpuhkan polisi. Pelaku tak berkutik saat dua polwan menghentikan aksinya.

Editor: Anita K Wardhani
Pencuri Bersenjata Tembak Warga dan Tabrak Polisi, Aksinya Terhenti, Tak Berkutik di Hadapan Polwan
Tribun Medan
Ilustrasi Polwan. Pencuri Bersenjata Tembak Warga dan Tabrak Polisi, Aksinya Terhenti, Tak Berkutik di Hadapan Polwan 

"Kebetulan pelaku tidak melakukan perlawanan, maka kami ambil dari dalam mobil dan langsung kami borgol," jelasnya.

Sementara petugas polisi lainnya pun mengambil senjata milik pelaku.

Sementara iut, Bripka Beni Kuswoyo mengaku sempat terjatuh saat melakukan pengejaran karena mobil pelaku menyenggol sepeda motornya.

"Saya sempat jatuh di jalan sempit, karena memang saya sudah berusaha menyalip kendaraan. Namun belum sempat disalip, saya dipepet hingga terjatuh," terangnya.

Setelah terjatuh, ia mencoba untuk bangun dan terus melakukan pengejaran.

Baca juga: Pengunjung Kecewa Tak Diperbolehkan Masuk Bioskop di Serang

Baca juga: Gandeng Polda Banten, Wilmar Gelar Vaksinasi untuk Masyarakat

"Ketika sampai di kantor KPPN, ternyata sudah ada sekumpulan warga yang hendak salat Jumat dan banyak anak sekolah yang baru pulang sekolah," tambahnya.

Pelaku tidak melakukan perlawanan saat akan ditangkap di titik penangkapan. "Memang tidak ada perlawanan, namun kami tetap siap siaga," ujarnya.

Meski tidak melakukan perlawanan, ia dan kedua rekan polwan tetap bersiaga saat menangkap pelaku.

"Berkat bantuan para polwan ikut memborgol. Jadi alhamdulillah tersangka tidak ada perlawanan dan kita dibantu banyak massa," lanjutnya.

12 Kali Lakukan Pencurian di Minimarket

Pelaku ARN (25) asal Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, mengaku sudah 12 kali melakukan pencurian serupa di minimarket di Kota Serang.

Sasarannya di minimarket adalah perlengkapan bayi seperti sabun, minyak telon, sampo dan lainnya. Sebab, barang-barang itu mudah diambil dan disembunyikan. Barang-barang tersebut juga mudah dijual.

"Saya sudah melakukannya 12 kali," ujarnya di Mapolres Serang Kota, pada Jumat (17/9/2021).

Dia melakukan aksi pencurian itu karena kebutuhan ekonomi.

Selama beraksi, dia mengaku menggunakan senjata jenis airsoft gun. Senjata itu digunakan untuk menakuti korban.

"Senjata jenis airsoftgun didapat dari teman," tambahnya.

Aksi pencurian di minimarket yang dilakukan ARN berakhir setelah ditangkap dua polwan dan anggota Ditlantas Polda Banten. Jumat siang itu.

Dikenakan UU Darurat

Kapolres Serang Kota dan jajaran menunjukkan barang bukti kasus pencurian minimarket dengan senjata airsoft gun, di Mapolres Serang Kota, Jumat (17/9/2021). (TribunBanten.com/Ahmad Tajudin)
Kapolres Serang Kota dan jajaran menunjukkan barang bukti kasus pencurian minimarket dengan senjata airsoft gun, di Mapolres Serang Kota, Jumat (17/9/2021). (TribunBanten.com/Ahmad Tajudin) ()

Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal berlapis.

Pertama Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 362 KUHP tentang pencurian.

Baca juga: Dijerat UU Darurat, Anak Ayu Azhari Terseret Kasus Jual Beli Senjata Ilegal dengan Sopir Lamborghini

Selain itu, pelau juga dikenakan Undang-undang Darurat karena penguasaan senjata jenis airsoft gun.

"Maka di lapis dengan pasal 2 uu no 12 darurat tahun 1951. Ketiga pasal-pasal ini ancaman pidananya minimal 12 tahun penjara," terang Kapolres Serang Kota.

(TribunJakarta.com/TribunBanten.com/Kompas.com)

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Dramatisnya Aksi 2 Polwan Kejar Pencuri Bersenjata di Serang, Pelaku Tabrak Polisi dan Tembak Warga,

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas