Tribun

Sungai di Klaten Berwarna Merah

Periksa 6 Saksi, Identitas Terduga Pelaku yang Sebabkan Sungai di Klaten Mendadak Merah Terungkap

Sat Reskrim Polres Klaten telah mengantongi identitas satu terduga pelaku yang diduga membuang limbah pewarna merah ke saluran irigasi.

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Periksa 6 Saksi, Identitas Terduga Pelaku yang Sebabkan Sungai di Klaten Mendadak Merah Terungkap
Tangkap layar YouTube Tribunnews.com
Penampakan sungai di Klaten yang warna airnya berubah menjadi merah seperti darah. 

TRIBUNNEWS.COM, KLATEN - Misteri penyebab berubahnya warna air saluran irigasi yang melintasi Desa Bulan dan Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tiba-tiba menjadi merah akhirnya terungkap. 

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Klaten telah mengantongi identitas satu terduga pelaku yang diduga membuang limbah pewarna ke saluran irigasi tersebut.

"Saat ini mengerucut ke satu terduga, ada salah satu terduga tapi belum bisa kita sebutkan siapa karena guna kepentingan penyelidikan kita," ujar Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Guruh Bagus Eddy Suryana saat Tribun Jogja temui di ruang kerjanya, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Heboh Sungai di Klaten Mendadak Berwarna Merah Layaknya Darah

Warga di Kabupaten Klaten dihebohkan dengan penampakan air sungai di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari mendadak jadi merah, Kamis (16/9/2021)
Warga di Kabupaten Klaten dihebohkan dengan penampakan air sungai di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari mendadak jadi merah, Kamis (16/9/2021) (TribunSolo.com/Istimewa)

Menurut Kasat, pihaknya pada Senin pagi juga telah mengirimkan sampel berupa kapas yang memiliki bekas warna merah dan sampel tanah ke Laboratorium Forensik (Labfor) di Semarang.

"Hari ini juga tim kami berangkat ke Semarang untuk melakukan pengecekan sampel di Labfor. Hasilnya akan kita koordinasikan, biasanya keluar semingguan," jelasnya.

Ketika disinggung terkait dugaan kandungan bahan dari penyebab berubahnya warna air saluran irigasi itu, Kasat mengatakan bakal menunggu hasil uji labfor.

"Diduga kimia warna, makanya untuk lebih jelasnya itu menunggu hasil labfor. Nanti dari hasil uji labfor akan terlihat bahan yang dibuang itu apa, nanti penjelasannya," jelasnya.

Baca juga: Selama 15 Menit Sungai di Klaten Berwarna Merah, Kepala Desa Cari Tahu Penyebabnya

Kemudian lanjut, AKP Guruh Bagus Eddy Suryana hingga saat jajaran Sat Reskrim Polres Klaten telah memeriksa sebanyak 6 orang saksi.

"Saat ini juga sudah dilakukan pemeriksaan saksi-saksi. Dimana saksi-saksi yang kita periksa sudah berjumlah 6 orang. Saksi-saksi ini berupa warga sekitar dan yang melihat kejadian itu," jelasnya.

Sebelumnya. diberitakan, warga Desa Bulan dan Desa Ngreden Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten digegerkan dengan berubahnya warna air saluran irigasi yang melintasi desa tersebut pada Kamis (16/9/2021).

Seorang warga Desa Ngreden, Wiyadi mengatakan kejadian tersebut terjadi Kamis (16/9/2021) siang sekitar pukul 13.00 WIB.

"Saya tadi lihat air berubah warna merah siang sekitar pukul 13.00. Saya kaget kok bisa air kali ini berubah warna seperti itu," ujarnya saat Tribun Jogja temui di rumahnya, di Desa Ngreden.

Baca juga: Wakapolsek Wonosari Datangi Lokasi Air Sungai di Klaten yang Mendadak Berwarna Merah 

Baca juga: Bukan Cuma Diundang ke Istana, Suroto Juga Dapat Kiriman 20 Ton Jagung dari Presiden Jokowi

Ia mengaku sempat takut dengan berubahnya warna air di saluran irigasi tersebut karena air yang mengalir dari daerah Desa Bulan tiba-tiba berubah seperti darah.

"Saya takut, kok bisa begitu ya. Awalnya saya kira itu limbah, tapi di sekitar sini tidak ada pabrik pewarna," tambahnya.

Menurut Wiyadi, kejadian air saluran irigasi tersebut berubah warna menjadi merah baru pertama kali ia lihat.

"Tadi air mengalir dengan warna merah itu cukup lama, sekitar 15 menitan," katanya

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Polisi Kantongi Identitas Terduga Pelaku yang Sebabkan Air di Saluran Irigasi Klaten Berwarna Merah

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas