Penumpang Pesawat dari Luar Negeri Didominasi Pekerja Migran asal Indonesia
Pekerja migran asal Indonesia ini pulang ke tanah air kebanyakan pekerjaan mereka di negara lain sudah tidak ada lagi atau memang ingin pulang
Penulis: Hari Darmawan
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan wartawan Tribunnews, Hari Darmawan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Adita Irawati menyebutkan, bahwa penumpang pesawat internasional didominasi oleh pekerja migran asal Indonesia.
"Dibandingkan dengan warga negara asing yang masuk ke Indonesia, angka pekerja migran Indonesia lebih besar," kata Adita dalam diskusi IDX Channel Live, Rabu (22/9/2021).
Menurutnya, pekerja migran asal Indonesia ini pulang ke tanah air kebanyakan pekerjaan mereka di negara lain sudah tidak ada lagi atau memang ingin pulang.
"Saat ini Kemenhub sendiri, melakukan pembatasan untuk kedatangan internasional khususnya penumpang pesawat," ucap Adita.
Dalam pembatasan ini, khusus untuk penumpang pesawat rute internasional hanya menggunakan dua bandara yaitu Bandara Soekarno-Hatta dan juga Bandara Sam Ratulangi, Manado.
Baca juga: Ada Pembatasan: Kemenhub Pintu Masuk Penerbangan Internasional Hanya Soetta dan Manado
Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan, melalui pembatasan ini maka kedatangan penumpang pesawat internasional hanya melalui dua bandara tersebut.
Adita juga menjelaskan, kenapa pintu masuk internasional untuk penumpang pesawat hanya dua bandara saja karena tujuannya agar pemantauan lebih efektif dan juga terpusat.
"Ada beberapa faktor kenapa hanya dua bandara saja yang menjadi pintu masuk internasional, pertama semakin sedikit yang diawasi maka akan lebih efektif dan terpusat," ucap Adita.
Selain itu Adita juga mengungkapkan, dua bandara ini memiliki fasilitas yang cukup untuk melakukan pengawasan untuk penumpang pesawat internasional.