Tribun

Korban Pencabulan Pria Berusia 66 Tahun di Pangandaran Meninggal Dunia, Dipicu Pembuluh Darah Pecah

Korban meninggal usai menjalani perawatan selama sekitar satu Minggu di RSUD Pandega Pangandaran

Editor: Eko Sutriyanto
Korban Pencabulan Pria Berusia 66 Tahun di Pangandaran Meninggal Dunia, Dipicu Pembuluh Darah Pecah
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Ilustrasi korban pencabulan 

Hanya, menurut informasi yang Ia terima kejadiannya sebelum bulan puasa di tahun 2021 ini. 

"Memang kejadian pencabulan sudah terjadi beberapa bulan yang lalu sebelum masuk bulan puasa.

Hanya saya tidak tahu, berapa kali kakek tersebut melakukannya," ucap Mukarom.

Baca juga: Bocah Berusia 7 Tahun Jadi Korban Pencabulan, Ibu Korban Kaget Sosok yang Mencabuli Putrinya

Ia menduga, sebelum terjadi pencabulan, anak perempuan tersebut terlebih dahulu dibujuk rayuan.

"Mungkin saat sedang main, anak itu dirayu atau gimana baru terjadi," katanya.

Tapi, menurut orangtuanya anak perempuan tersebut meninggal dunia di RSUD Pandega Pangandaran karena pembuluh darah pecah.

"Katanya, batuknya berdahak, terus berdarah dan pembuluh darah pecah di otaknya.

Dan setelah dirawat selama sekitar satu Minggu, anak itu meninggal dunia," ucap Mukarom.

Jenazah anak perempuan tersebut dikebumikan di TPU di wilayah Cijulang berdekatan dengan almarhum kakeknya.

"Karena kehilangan putri kesayangannya, kondisi orang tuanya sangat sedih dan berduka. Tadi juga waktu ikut ke makam (TPU), ibunya nangis dan mau pingsan," ujarnya. *
 

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Bocah 10 Tahun Meninggal Batuk Berdahak dan Pembuluh Darah Pecah, Sebelumnya Dilecehkan Ketua RW

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas