Tribun

Ayah Tega Habisi Anaknya Gara-gara Main Layangan, Korban Terus Dianiaya saat Menangis Kesakitan

Kasus kematian bocah SD bernama Kadek Sepi (13) di Karangasem, Bali akhirnya terungkap.

Penulis: Nanda Lusiana Saputri
Editor: Wahyu Gilang Putranto
Ayah Tega Habisi Anaknya Gara-gara Main Layangan, Korban Terus Dianiaya saat Menangis Kesakitan
kantipurnetwork.com
Ilustrasi - Kasus kematian bocah SD bernama Kadek Sepi (13) di Karangasem, Bali akhirnya terungkap. Dari hasil autopsi dinyatakan, bahwa Sepi tewas karena dianiaya oleh ayahnya sendiri, I Nengah Kicen (32). 

"Pedang-pedangan ini terbuat dari kayu, panjangnya sekitar 56 sentimeter berwarna cokelat muda," ungkapnya.

Korban sempat menangis kesakitan

Mendapat penganiayaan dari ayahnya, Sepi sempat mengerang kesakitan dan menangis terisak.

Mirisnya, pelaku malah semakin menjadi-jadi menganiaya korban.

Ia menganiaya anaknya menggunakan bambu hingga terjatuh ke lantai dan kejang-kejang.

Setelah itu, pelaku mengangkat anaknya dan dibawa ke kamar.

Baca juga: Berawal Ejekan, Dua Orang di Deliserdang Terlibat Perkelahian Maut hingga 1 Orang Diantaranya Tewas

Di kamar itu, Kicen mengambil baju untuk membekap mulut dan hidung korban.

"Karena menangis keras akibat kesakitan, tersangka membekap mulut dan hidung korban dengan kain beberapa menit."

"Setelah itu bekapannya dibuka, dan suara mengecil seperti bengek," papar Ricko.

Kicen kemudian meninggalkan anaknya di kamar, selang beberapa menit Sepi dinyatakan meninggal.

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Usai Polisi Autopsi Jenazah Kadek Sepi di Karangasem, Bapaknya Ditetapkan Tersangka Kasus KDRT

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Kicen Pukul Lalu Bekap Anaknya, Misteri Kematian Kadek Sepi di Karangasem Sudah Terungkap

(Tribunnews.com/Nanda Lusiana, Tribun-Bali.com/Saiful Rohim)

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas