Tribun

Kapolsek di Sulteng Diduga Setubuhi Anak Tersangka, ART: Selidiki Kemungkinan Adanya Korban Lain

Anggota Komite I DPD RI, Abdul Rachman Thaha (ART) turut menanggapi adanya dugaan kasus asusila yang dilakukan oleh seorang oknum Kapolsek di Sulteng.

Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Kapolsek di Sulteng Diduga Setubuhi Anak Tersangka, ART: Selidiki Kemungkinan Adanya Korban Lain
Ilustrasi Grafis/Tribun-Video.com
Ilustrasi polisi. Anggota Komite I DPD RI, Abdul Rachman Thaha (ART), turut menanggapi adanya dugaan kasus asusila yang dilakukan oleh seorang oknum Kapolsek di Sulteng. 

Gadis itu diketahui anak dari tersangka yang tengah menjalani masa tahanan di lingkup kerja oknum Kapolsek itu.

Ayah S terlibat dalam kasus pencurian ternak.

Rifal menyebut, perkenalan keduanya berawal dari pesan di WhatsApp.

Baca juga: Kapolsek Parimo Sulteng Lecehkan Keluarga Tahanan: Janjikan Kebebasan Ayah Korban dan Beri Uang

"Nomornya didapat saat si anak perempuan ini membawakan makanan untuk sang ayah yang ditahan di Polsek itu," katanya, Sabtu (16/10/2021).

"Selain dikirimi pesan seperti itu, anak ini juga pernah diberikan uang, dengan alasan membantu ibunya," imbuh Rifal.

Rifal melanjutkan penjelasannya.

Oknum tersebut kemudian mengajak korban untuk berhubungan badan.

Komunikasi keduanya berlanjut hingga oknum Kapolsek itu menghubungi korban dengan iming-iming pembebasan ayahnya yang ditahan.

Baca juga: Polri Bakal Periksa Terduga Korban Asusila Kapolsek Parigi Moutong

Namun, korban harus meladeninya dalam kamar.

Korban pun terpaksa mengiyakan demi kebebasan sang ayah.

Ayah korban tak kunjung bebas, sang oknum Kapolsek Parigi Moutong malah masih mengajak korban melayaninya.

Atas peristiwa itu, korban pun melaporkan kasus tersebut ke Provos Polres Parigi Moutong.

(Tribunnews.com/Faryyanida Putwiliani/Endra Kurniawan)

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas