Tribun

Ketika Dua Kapolsek di Indramayu Tertipu Bisnis BBM, Kerugian Rp 60 Juta dan Rp 135 Juta

Pelaku meraup uang para korbannya dengan nilai total lebih dari Rp 3 miliar. Jumlah kerugian para korban berbeda.

Editor: Dewi Agustina
Ketika Dua Kapolsek di Indramayu Tertipu Bisnis BBM, Kerugian Rp 60 Juta dan Rp 135 Juta
Istimewa/Polsek Terisi
A warga Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu saat diperiksa polisi di Mapolsek Terisi. 

TRIBUNNEWS.COM, INDRAMAYU - Dua Kapolsek di Indramayu, yakni Kapolsek Terisi Iptu Hendro Ruhanda dan Kapolsek Jatibarang Kompol Alka Nurani, menjadi korban penipuan seorang warga desa.

Kapolsek Jatibarang Kompol Alka Nurani sekarang sudah dipindahtugaskan sebagai Pamen Polres Kuningan.

Mereka tertipu karena tergiur keuntungan melimpah, bisnis bahan bakar minyak senilai miliaran rupiah.

A (43), tersangka pelaku, kini sudah mendekam di sel tahanan polisi.

Warga Desa Singaraja, Kecamatan/Kabupaten Indramayu itu ditangkap ketika tengah berada di rumah mertuanya di Desa Rajasinga Kecamatan Terisi.

Tersangka ternyata tak bersembunyi jauh.

"Ia ternyata ada di rumah mertuanya bisnis BBM di belakang Polsek Terisi, langsung kita amankan untuk dimintai keterangan," ujar Kapolsek Terisi Iptu Hendro Ruhanda, Minggu (17/10/2021).

Hendro mengatakan, selain ia dan rekannya yang kini sudah bertugas di Polres Kuningan, ada tujuh orang lainnya yang ikut menjadi korban penipuan berkedok bisnis BBM ini.

Tidak tanggung-tanggung, pelaku meraup uang para korbannya dengan nilai total lebih dari Rp 3 miliar.

Jumlah kerugian para korban berbeda, mulai dari puluhan juta hingga ratusan juta rupiah.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas