Tribun

Cerita Pilu Bocah SD yang Kini Terancam Lumpuh di Musi Rawas, Dipukul Siswa Pindahan saat Sekolah

Cerita pilu seorang bocah SD yang kini terancam lumpuh datang dari wilayah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Tiara Shelavie
Cerita Pilu Bocah SD yang Kini Terancam Lumpuh di Musi Rawas, Dipukul Siswa Pindahan saat Sekolah
TribunKaltim/Istimewa
Ilustrasi seorang bocah SD di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan terancam lumpuh usai dipukul siswa pindahan saat sekolah. 

Siswa yang mengeroyok tersebut merupakan siswa pindahan yang baru satu hari masuk di sekolah tersebut.

Mendengar jawaban tersebut, Ad kemudian dibawa ke ruang guru lalu dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).

Namun, karena kondisinya tak kunjung membaik dan makin mengkhawatirkan, hingga kemudian dibawa ke Puskesmas Selangit sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit DR Sobirin di Lubuklinggau.

Karena kondisinya makin mengkhawatirkan, Ad yang sempat dirawat di ruang Cempaka akhirnya dipindahkan ke ruang ICU.

Ad kemudian dirujuk ke RS M Hoesin (RSMH) Palembang.

Baca juga: Polisi Terbitkan SP3, Status Tersangka Pedagang yang Dianiaya Preman di Medan Dicabut

Kata ibu korban

Novikawati (40) ibu korban ditemui di RS Dr Sobirin Rabu (13/10/2021) menceritakan kondisi buah hatinya.

Ia mengatakan korban sempat tidak sadarkan diri.

Novikawati sempat bertanya kepada anaknya tersebut dan sempat dijawab oleh anaknya bahwa anaknya itu sakit di lehernya.

"Aku nanya sama anakku, mana yang sakit nak. Tapi dia jawabnya lirih sekali, katanya yang sakit lehernya."

"Kalau dipanggil, nang, dia paling buka mata lalu terpejam lagi," katanya.

Kondisi korban sekarang

Dokter Spesialis Ortopedi RS M Hoesin (RSMH) Palembang, dr Rendra Leonas membeberkan kondisi terbaru dari Ad.

Ia menjelaskan, Ad saat ini masih dalam perawatan.

Sejumlah langkah dilakukan diantaranya dukungan obat-obatan dan fisioterapi untuk membantu pemulihan korban.

"Sumsum tulang belakang itukan suatu otak kecil. Itu yang mengurus di antaranya tangan, kaki, buang air Besar dan buang Air Kecil"

"Jika dia (sumsum tulang belakangan) terkena (cedera), ya terkena semua," ujarnya, dikutip dari TribunSumsel.com, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Nelayan di Rote Ndao NTT Cabuli dan Aniaya Siswi Sekolah Dasar

Bahkan korban perundungan sempat diperkirakan bakal mengalami kelumpuhan total akibat cedera yang dialaminya.

Namun prediksi itu sedikit berubah sebab kondisi korban menunjukkan perkembangan baik dalam beberapa hari terakhir.

Korban juga sudah sadar dan mulai bisa diajak berkomunikasi meskipun masih terbatas.

"Ibaratnya naik dari sebelumnya nol sama sekali, sekarang sudah naik 2 digit. Sudah bisa bergerak sedikit, jari-jarinya juga bisa bergeser," ungkapnya.

"Tapi ke depan apakah kondisinya bisa normal seperti dulu, itu masih tanda tanya," jelas dr Rendra.

Saat ini tim dokter sudah melakukan upaya untuk membantu proses pemulihan bocah tersebut.

"Untuk saat ini kita support obat-obatan supaya mempercepat resolusi cedera tulang belakangnya itu dan sudah memulai rehabilitasi, fisioterapi untuk cederanya itu," ujarnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Dipukul Teman Siswa SD di Mura Terancam Lumpuh, Alami Cedera di Tulang Sumsum Belakang

(Tribunnews.com/Endra Kurniawan)(TribunSumsel.com/Ahmad Farozi/: Shinta Dwi Anggraini)

Berita lainnya seputar Kabupaten Musi Rawas.

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas