Tribun

Mahasiwi Minta Tanda Tangan Keperluan Skripsi, Oknum Dosen Unsri Ini Terungkap Lakukan Pelecehan

Oknum dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial A terungkap memanfaatkan situasi sehingga mencabuli mahasiswinya.

Editor: Erik S
Mahasiwi Minta Tanda Tangan Keperluan Skripsi, Oknum Dosen Unsri Ini Terungkap Lakukan Pelecehan
Trubun Lampung/Dody Kurniawan
Ilustrasi Oknum dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial A terungkap memanfaatkan situasi sehingga mencabuli mahasiswinya. 

TRIBUNNEWS.COM, INDRALAYA -  Oknum dosen Universitas Sriwijaya (Unsri) berinisial A terungkap memanfaatkan situasi sehingga mencabuli mahasiswinya.

Korban adalah mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri Indralaya.

Dikutip Tribunnews dari Sriwijaya Post, A memaksa mahasiswi memegang alat vitalnya.

Polda Sumatera Selatan merampungkan olah TKP pertama untuk dugaan kasus pelecehan seksual terhadap mahasiswi Universitas Sriwijaya (Unsri).

Olah TKP dilakukan di ruangan Laboratorium Pendidikan Sejarah area Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unsri Indralaya, pada Rabu (1/12/2021) petang.

Baca juga: Mahasiswi Korban Dugaan Pelecehan Seksual di Unsri Bertambah Menjadi 3, Pelakunya Oknum Staf

Olah TKP berlangsung selama kurang lebih 15 menit, mulai pukul 16.25 hingga pukul 16.40.

Kasubdit IV PPA Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan, Kompol Masnoni meminta mahasiswi berinisial DR tersebut, memeragakan saat-saat ia mengalami perlakuan senonoh dari oknum dosen pada Sabtu, 25 September lalu sekira pukul 09.00.

"Mahasiswi berinisial DR mengalami dugaan pelecehan saat ia meminta tanda tangan untuk skripsi," kata Masnoni.

Di sela perbincangan dengan dosen, kata Masnoni, DR dan oknum dosen berinisial A bertukar cerita di luar keperluan skripsi.

Baca juga: Kawal Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Mahasiswi Unsri, Ini yang Dilakukan BEM Setempat

Diduga terbawa suasana dan memanfaatkan suasana ruangan yang lengang, berdasarkan pengakuan DR, A melakukan perbuatan asusilanya itu.

"Berdasarkan adegan yang diperagakan korban saat olah TKP, tindak pelecehan itu ada," tegas Masnoni.

Tindakan yang dimaksud Masnoni yakni saat A memegang, memeluk dan mencium DR.

Meski telah mendapat gambaran dari DR, polisi tetap akan memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti.

Baca juga: KPI Pusat Bentuk Tim Investigasi untuk Ungkap Kemungkinan Kasus Perundungan dan Pelecehan Lainnya

"Jika semua (saksi dan bukti) terkumpul, maka akan dilakukan tahap selanjutnya," kata Masnoni.

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Terungkap, Oknum Dosen Unsri Cabul Paksa Mahasiswi, Olah TKP Temui Titik Terang

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas