Tribun

Keluarga Mahasiswi Tewas Kecelakaan di Tol Palembang-Kayuagung Sedang Pertimbangkan Gugat Pengelola

Keluarga korban kecelakaan di ruas jalan Tol Palembang-Kayuagung masih mempertimbangkan apakah menuntut pengelola atau tidak.

Editor: Erik S
zoom-in Keluarga Mahasiswi Tewas Kecelakaan di Tol Palembang-Kayuagung Sedang Pertimbangkan Gugat Pengelola
istimewa
Ilustrasi Keluarga korban kecelakaan di ruas jalan Tol Palembang-Kayuagung masih mempertimbangkan apakah menuntut pengelola atau tidak. 

TRIBUNNEWS.COM, KAYUAGUNG -  Keluarga korban kecelakaan di ruas jalan Tol Palembang-Kayuagung masih mempertimbangkan apakah menuntut pengelola atau tidak.

Sebelumnya, mahasiswi Febi Khoirunisa (22) meninggal dunia karena kecelakaan tunggal di jalan tol tersebut, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (7/1/2022).

Korban merupakan anak bungsu dari pasangan Sumiyem dan H Herman (almarhum) beralamat di Kelurahan Jua-jua Kecamatan Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Terkait adanya kejadian tersebut, Muarif, ipar dari almarhumah menyatakan belum adanya keinginan keluarga membawa ke jalur hukum.

Baca juga: Terserempet dan Tergilas Truk, Santri di Aceh Tewas Dalam Kecelakaan, Sopir Truk Kabur 

"Saat ini kami masih dalam keadaan duka. Mungkin setelah seminggu acara takziah, barulah akan dikompromikan dengan keluarga besar," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (11/1/2022) siang.

Dikatakan lebih lanjut, jika wacana menuntut kejadian yang menyebabkan korban jiwa Belum dilakukan.

"Memang ada omongan-omongan dari keluarga jauh yang memberikan masukan untuk menuntut pengelola tol terkait kecelakaan tersebut. Tetapi kami masih berpikir mengenai tindakan ke depannya," bebernya.

Selanjutnya, mengenai bantuan atau santunan yang diberikan pihak Jasa Raharja maupun pengelola jalan tol belum didapatkan.

Baca juga: Banyak Haters Usai Kecelakaan dengan Laura Anna, Gaga Muhammad: Silakan Benci, Jangan Menabur Fitnah

"Belum ada santunan sampai sekarang, apalagi pihak pengelola tol belum ada yang datang secara langsung ke sini," ungkap Arif.

Dikonfirmasi terpisah, Nuvaria Irianti Kasubag SW dan Humas Jasaraharja Sumsel menyebutkan korban kecelakaan tunggal dalam kendaraan pribadi tidak mendapat santunan dari perusahaan.

Baca juga: Kecelakaan Minggu Dini Hari, Pajero Sport Putih Terguling di Tol Dalam Kota Arah Pancoran 

"Pertama santunan diberikan harus ada laporan dari kepolisian. Kedua jika kecelakaan tunggal tidak terjamin oleh jasa raharja karena tidak ada payung hukumnya tidak diatur dalam Undang-Undang nomor 34 tahun 1964 tentang dana kecelakaan lalu lintas jalan," ujarnya singkat. (Winando Davinchi)

Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Soal Tuntut Pengelola Tol, Ini Kata Keluarga Mahasiswi Tewas Kecelakaan di Tol Palembang-Kayuagung

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas