Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Merasa Diplototin, 5 Remaja di Bantul Keroyok 2 Pemuda

Lima remaja di Bantul Yogyakarta ditangkap polisi karena menganiaya dan mengeroyok BR (19) dan KVS (19).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Merasa Diplototin, 5 Remaja di Bantul Keroyok 2 Pemuda
WARTA KOTA
Ilustrasi Lima remaja di Bantul Yogyakarta ditangkap polisi karena menganiaya dan mengeroyok BR (19) dan KVS (19). 

TRIBUNNEWS.COM, SLEMAN-  Lima remaja di Bantul Yogyakarta ditangkap polisi karena menganiaya dan mengeroyok BR (19) dan KVS (19).

Kelima pelaku tersebut adalah FS, TW, AVM, FRB, dan RA, semuanya warga Kasihan, Bantul, Yogyakarta. Semuanya masih berusia 17 tahun itu.

Kanit Reskrim Polsek Mlati, AKP Dwi Noor Cahyanto menceritakan, kronologi kejadian bermula pada Jumat (21/1/2022) sekira pukul 22.30 WIB.

Saat itu, korban berboncengan mengendarai sepeda motor dari arah Jalan Jambon menuju Jalan Magelang.

Baca juga: Tersangka Provokasi dan Pengeroyokan Lansia di Cakung Bertambah Menjadi 4 orang

Sesampainya di jalan Magelang belok kiri ke arah Jombor, sepeda motor korban hendak bertabrakan dengan sepeda motor rombongan pelaku.

Keduanya lalu saling bertatapan.

"Keduanya kontak mata. Nah, kelompok pelaku ada yang merasa diplototin oleh korban," kata Kapolsek di Mapolsek Mlati, Senin (24/1/2022).

Rekomendasi Untuk Anda

Saling tatap itu menjadi awal mula penganiayaan.

Baca juga: Kasus Penganiayaan yang Menewaskan Lansia di Cakung, Polisi Telah Periksa 14 Saksi

Setelah hampir bertabrakan itu, korban melanjutkan perjalanan menuju jalan Magelang arah Jombor.

Sesampainya di batas kota Yogyakarta, korban tiba-tiba di lempar helm oleh pelaku.

Korban menghentikan laju sepeda motor dan mengambil helm tersebut.

Sementara kelompok pelaku tetap melaju ke Utara.

Korban saat itu juga tetap melanjutkan perjalanan ke utara dan masih beranggapan tidak ada apa-apa.

Namun, sesampainya di Jalan Magelang km 14.5, tepatnya di Sinduadi, sebelah utara Simpang empat traffic light selokan Mataram, korban yang hendak melintas sudah diadang rombongan pelaku.

"Korban dipukul menggunakan tongkat alumunium dan disabet menggunakan ikat pinggang," jelasnya.

Baca juga: Polisi Pastikan Pengeroyokan yang Tewaskan Pratu Sahdi Bukan Bentrok Antarkelompok

Korban yang berboncengan sepeda motor, terus melaju ke Utara.

Para pelaku, yang masih dibawah umur ini lalu mengejar.

Sesampainya di Kutu Patran, Sinduadi, tepatnya di depan warmindo jalan Magelang, sepeda motor korban ditabrak oleh pelaku hingga korban terjatuh.

Para pelaku kemudian langsung turun dan mengeroyok korban.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka disejumlah bagian tubuh dan sempat mendapat perawatan medis di RSA UGM.

"Korban luka di beberapa tempat. Tangan bagian kiri. Lalu goresan tongkat aluminium. Korban juga sempat terjatuh dari sepeda motor dan kakinya terkilir.

"Kemudian lecet dan memar di bagian tubuh karena diinjak dan dipukul pakai tangan kosong maupun pakai ikat pinggang," terang AKP Dwi Noor

Antara korban dan pelaku tidak saling mengenal.

Mereka hanya berpapasan dan saling tatap di jalan, hingga berujung pengeroyokan.

Para pelaku ini belum ditemukan indikasi geng pelajar.

Mereka saling berteman, karena tempat tinggal satu Kalurahan yang sama.

Plh Kapolsek Mlati AKP Surata mengatakan, kelima pelaku yang masih berusia anak ini berhasil diamankan petugas berikut barang bukti kejahatan.

Baca juga: 16 Warga Tangerang Selatan Positif Omicron

Di antaranya, sepeda motor, satu tongkat alumunium dan dua buah ikat pinggang warna hitam.

Para pelaku disangka telah melanggar pasal 170 KUHP ancaman hukuman 7 tahun atau pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

"Pada kesempatan ini pelaku tidak dihadirkan, karena masih anak-anak. Sesuai undang-undang bisa tidak dihadirkan," tutur dia.

Petugas kepolisian mengaku sangat hati-hati dalam mengusut perkara ini, karena pelaku masih anak-anak.

Prosesnya melibatkan Badan Permasyarakatan. (Ahmad Syarifudin)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Pemuda Asal Jogja dan Sleman Dikeroyok Lima Remaja Bantul, TKP Mlati Sleman

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas