Tribun

Warga Prabumulih Sumsel Curi Kotak Amal Rp 75 Ribu untuk Biaya Berobat Ibu yang Sakit

Tersangka adalah orang tidak mampu, itu diketahui setelah penyidik datang ke rumahnya dan ibunya sudah sakit

Editor: Erik S
zoom-in Warga Prabumulih Sumsel Curi Kotak Amal Rp 75 Ribu untuk Biaya Berobat Ibu yang Sakit
FOR SERAMBINEWS.COM
ilustrasi olres Prabumulih memberikan restorative justice atau keadilan restoratif kepada Satria (34) yang mencuri kotak amal 

TRIBUNNEWS.COM, PRABUMULIH - Polres Prabumulih memberikan restorative justice atau keadilan restoratif kepada Satria (34) yang mencuri kotak amal di masjid Al Haroman Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai Kota Prabumulih yang ditangkap pada Minggu (20/2/2022).

Polisi memberikan restorative justice kepada warga Gang Arena Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara Kota Prabumulih itu lantaran dari hasil penyelidikan pelaku mencuri kotak amal berisi Rp 75 ribu untuk digunakan berobat orang tuanya yang sakit.

Tidak hanya itu, Kapolres Prabumulih AKBP Siswandi bersama Kasat Reskrim AKP Jailili memutuskan melakukan restorative justice kepada tersangka karena mendapati kakak tersangka dalam kondisi gangguan jiwa.

Hal itu diketahui setelah petugas mendatangi rumah Satria guna kepentingan penyelidikan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Pedagang di Pasar Kramat Jati akan Ikut Mogok Jualan Daging Sapi Selama 5 Hari

"Tersangka adalah orang tidak mampu, itu diketahui setelah penyidik datang ke rumahnya dan ibunya sudah sakit-sakitan membutuhkan pengobatan rutin, selain itu kakak Satria ini mengalami gangguan kejiwaan," ujar Kapolres Prabumulih, AKBP Siswandi melalui Kasat Reskrim AKP Jailili SH MSi kepada wartawan, Rabu (23/2/2022).

Kasat Reskrim menuturkan, pihaknya menghubungi pengurus masjid dan memberikan masukan penyelesaian perkara melalui keadilan restorative justice mengingat kondisi tersangka terdesak keadaan lalu akhirnya dilakukan perdamaian.

"Kita lakukan pertimbangan hukum mendalam dengan berbagai aspek pertimbangan terkait kasus pencurian kotak amal itu dan akhirnya dilakukan restorative justice," bebernya.

Baca juga: Makan Nasi Kotak Acara Syukuran, 119 Warga di Lebak Keracunan, Alami Gejala Mual dan Diare

Namun Kasat mengaku, tidak semua kasus hukum akan dilanjutkan proses hukum apalagi telah diselidiki dahulu latar belakang tersangka.

"Selanjutnya, Polres Prabumulih memberikan bantuan serta mengembalikan kerugian yang dialami korban sedangkan tersangka diberikan tali asih," jelasnya. (TS/EDS)

Berita ini telah tayang di Sriwijaya Post berjudul:

KISAH Pencuri Kotak Amal Isi Rp 75 Ribu Untuk Berobat Ibu, Akhirnya Berakhir di Restorative Justice

Wiki Terkait

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas