2 Orang Lansia Meninggal Mendadak di Kota Semarang
Keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah sehingga membawa langsung jasad pulang ke rumah duka untuk dimakamkan
Editor:
Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Tribun Jateng Iwan Arifianto
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Dua pria lansia di Kota Semarang meninggal mendadak di jalanan, Minggu (27/2/2022).
Satu pria bernama Sutimin (67) warga Mlatiharjo, Semarang Timur, ditemukan terbujur kaku di samping gerobak rongsoknya.
Ia diketahui meninggal pertama kali oleh istrinya di bawah jembatan Citarum, Mlatiharjo, Semarang Timur, pukul 13.00 WIB.
Kemudian Kusomo Joyo Waluyo (59) warga Sendangmulyo, Tembalang yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tercebur ke sungai depan bengkel Mataram Jaya, Jalan Brigjen Sudiarto, Gemah, Pedurungan, pukul 14.15.
"Iya di wilayah kami memang kemarin ada pria ditemukan meninggal dunia di sungai," papar Kapolsek Pedurungan, Kompol Hadi Handoko saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (28/2/2022).
Baca juga: Geger Temuan Mayat di Sungai Tuntang Semarang, Bawa Tas Berisi Batu 5 Kilogram
Ia mengatakan, korban ditemukan dalam posisi telungkup mengenakan kaos lengan panjang hitam, celana kain hitam dan sandal slop cokelat.
Korban ditemukan pertama kali oleh warga yang hendak buang air besar di sungai itu.
Saksi itu lantas kaget melihat korban sudah tergeletak di sungai bawah jembatan.
"Kami yang mendapatkan laporan itu langsung menuju ke lokasi kejadian," paparnya.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi kemudian mengangkat tubuh korban untuk dilakukan pemeriksaan.
Ternyata tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Diduga korban meninggal dunia karena jatuh terpeleset," tutur Hadi.
Selain itu, pihaknya juga memperoleh informasi bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung.
"Keluarga korban menerima kejadian itu sebagai musibah sehingga membawa langsung jasad pulang ke rumah duka untuk dimakamkan," jelasnya.
Selanjutnya untuk korban Sutimin yang meninggal dunia di bawah jembatan Citarum ternyata seorang pemulung yang biasa mangkal di bawah jembatan tersebut.
Korban sempat dibangunkan isterinya ketika beristirahat.
Ketika itu, korban hanya meminta dicarikan makan pukul 11.00.
Selang dua jam kemudian, istri korban kembali ke lokasi ternyata korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Hasil pemeriksaan polisi tak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Akhirnya keluarga korban membawa mayat pemulung itu ke rumah duka untuk dikubur
Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Sehari Dua Lansia Semarang Meninggal Mendadak, Satu Kecebur Sungai, Satunya di Bawah Jembatan
Baca tanpa iklan