Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengenal Jaje Poteng, Makanan Khas Masyarakat Lombok saat Lebaran

Hari Raya Idulfitri di Lombok tidak hanya identik dengan hidangan ketupat dan daging bumbu kuah santan.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Mengenal Jaje Poteng, Makanan Khas Masyarakat Lombok saat Lebaran
TRIBUNLOMBOK.COM/LAELATUNNI'AM
Pedagang di Pasar Peringgabya Lombok Timur sedang menimbang beras ketan untuk pembeli, Minggu (24/4/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, MATARAM- Hari Raya Idulfitri di Lombok tidak hanya identik dengan hidangan ketupat dan daging bumbu kuah santan.

Ada juga makanan khas lebaran yang tidak terlupakan oleh orang Lombok yaitu jaje poteng atau jaje tujak.

Baca juga: Minyak Goreng Masih Mahal, Masyarakat Lebih Pilih Beli Jajanan Lebaran Ketimbang Buat Sendiri

Baca juga: Kelepon Khas Lombok Menawarkan Bentuk dan Rasa Berbeda

Jaje poteng ini merupakan kudapan yang dimakan secara bersamaan antara jaje dan poteng.

Keduanya dibuat dari bahan dasar beras ketan.

Proses pembuatan jaje itu diolah dari campuran ketan putih dan kelapa parut yang ditumbuk hingga halus.

Sementara untuk potengnya terbuat dari ketan putih yang dicampur ragi 'apur' dan tambahan air perasan daun 'sager' sebagai pewarna.

Selanjutnya difermentasikan hingga tiga atau empat hari lamanya sampai mengeluarkan air dan wanginya tercium.

Rekomendasi Untuk Anda

Pantauan TribunLombok.com di Pasar Peringgabya Lombok Timur, Minggu (24/4/2022), harga beras ketan masih stabil.

Inak Tuan (53) yang menjual beras ketan menyampaiakan harga ketan hanya naik Rp 2.000 dari harga semula.

Ketan jenis logo sekarang dijual dengan harga Rp 14.000 dari sebelumnya Rp 12.000 per kilogram.

Adapun ketan jenis montok harga di pasar berkisar antara Rp 16.000- Rp 17.000 per kilogram.

Nur (28) yang membeli ketan 2 kilogram di lapak Inak Tuan mengaku beras itu sebagai persiapan untuk membuat jaje poteng lebaran.

"Kalau jaje poteng gak bisa gak buat, kalau gak ada jaje saat turun hari raya kurang aja rasanya, tiap tahun pasti buat," tuturnya.

Kudapan jaje poteng bukan hanya dinikmati sendiri, akan tetapi juga akan disuguhkan kepada tamu yang datang bersilaturahmi saat hari raya Lebaran.

Hampir setiap rumah keluarga di Lombok akan membuat kudapan jaje poteng tersebut.

(TribunLombok.com, Laelatunni'am)

Sumber: Tribun Lombok
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas