Tribun

OTT KPK di Yogyakarta

Sri Sultan HB X : 'Haryadi Melanggar Pakta Integritas yang Ditandatangani Usai Dilantik'

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku tak tahu menahu soal terbitnya izin mendirikan bangunan ( IMB ) apartemen Royal Kedhaton di kawasan Malioboro

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Sri Sultan HB X : 'Haryadi Melanggar Pakta Integritas yang Ditandatangani Usai Dilantik'
Tribunjogja/Miftahul Huda
Gubernur DIY Sri Sultan HB X 

Laporan Wartawan Tribun Jogja Yuwantoro Winduajie

TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA -  Penetapan tersangka mantan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendapatkan tanggapan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Sultan menilai Wali Kota Yogyakarta periode 2012-2017 dan 2017-2022 itu melanggar pakta integritas yang ditandatanganinya usai dilantik sebagai kepala daerah

Sri Sultan Hamengku Buwono X pun menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada penegak hukum. 

"Kalau saya ya dihadapi saja proses hukum itu kalau memang melakukan, karena Mas Haryadi sendiri melanggar janjinya sendiri karena kan menandatangani pakta integritas," terang Sri Sultan Hamengku Buwono X saat ditemui di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Senin (6/6/2022). 

Baca juga: Identitas 9 Orang yang Ditangkap Selain Haryadi Suyuti, Ada Nama Ajudan, Direktur & VP Perusahaan

Sri Sultan Hamengku Buwono X mengaku tak tahu menahu soal terbitnya izin mendirikan bangunan ( IMB ) apartemen Royal Kedhaton di kawasan Malioboro , Kota Yogyakarta.  

Seperti diketahui, persoalan IMB tersebutlah yang menjerat Haryadi Suyuti menjadi tersangka. 

Baca juga: Identitas 9 Orang yang Ditangkap Selain Haryadi Suyuti, Ada Nama Ajudan, Direktur & VP Perusahaan

"Aku ra ngerti ya prosesnya seperti apa itu kan wewenangnya ada di kota. Kalau masalahnya saya nggak tahu saya bukan penyidik," beber Sri Sultan Hamengku Buwono X . 

"Saya nggak tahu proses itu, hanya masalahnya kan beliau sudah pensiun tapi pertemuannya ada di rumah dinas wali kota yang sebenarnya dia sudah tidak di situ," sambung Sri Sultan Hamengku Buwono X . 

Ayah lima puteri ini kemudian juga mempertanyakan rencana pembangunan apartemen tersebut di kawasan cagar budaya karena berlokasi di Malioboro yang juga kawasan cagar budaya, mestinya pembangunan itu juga harus mengantongi izin khusus dan mematuhi ketentuan yang ada. 

"Kalau itu memang (di kawasan) cagar budaya apakah itu sudah ada izin dari balai purbakala (Balai Pelestarian Cagar Budaya)," urainya. 

Guna mencegah kasus korupsi lain di lingkungan pemerintahan, Sri Sultan Hamengku Buwono X mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun para kepala daerah untuk untuk mematuhi pakta integritas. 

Sebab di dalamnya juga ada janji dan kesanggupan untuk tidak melakukan korupsi , kolusi, dan nepotisme. 

"Jangan langgar pakta integritas, jangan menyalah gunakan, jangan tidak konsisten, gitu aja. Kalau memang anti korupsi ya antikorupsi malah korupsi gitu aja," beber Sri Sultan Hamengku Buwono X. (tro)

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul Sri Sultan Hamengku Buwono X Soal Eks Wali Kota Yogyakarta ditangkap KPK : Haryadi Langgar Janji

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas