Tribun

Kelompok Bersenjata di Papua

Pj Bupati Nduga Mengaku Tak Menyangka KKB Papua Berbuat Keji pada Warganya

Pemerintah Kabupaten Nduga mengucapkan turut berdukacita atas peristiwa menimpa 12 warga dan meminta maaf

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Pj Bupati Nduga Mengaku Tak Menyangka KKB Papua Berbuat Keji pada Warganya
Dok. Humas Polda Papua via Tribun-Papua.com
Proses evakuasi korban pembantaian KKB dari Nduga ke Timika, Papua, Sabtu (16/7/2022) (kiri), sejumlah polisi dari Polres Mimika, Polda Papua mengawal jenazah korban kekejaman KKB di Nduga (kanan). 

Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Marselinus Labu Lela

TRIBUNNEWS.COM, TIMIKA-  Penjabat Bupati Nduga Namia Gwijangge mengatakan, menyesalkan perbuatan keji Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di daerah kepemimpinannya karena banyak korban jiwa manusia tidak bersalah baik warga sipil dan warga asli Nduga.

Namia mengaku tak pernah menyangka kejadian ini menimpa warganya.

Ini di luar dugaan kami, dan kami tidak pernah mengharapkan ini terjadi lagi. Keluarga kami mencari makan dan hidup serta membantu untuk membangun Nduga menjadi lebih baik tetapi malah terjadi hal ini. Saya sangat sesali kejadian ini terjadi," ungkap Namia Gwijangge saat ditemui Tribun-Papua.com Minggu (17/7/2022) di RSUD Mimika.

Ia menyebut aksi KKB itu dilakukan oleh pihak Egianus Kogoya dan kelompoknya.

Dirinya juga mengungkapkan kekesalan serta kekecewaannya akibat kejadian ini, mengingat dirinya sedang berusaha membangun Kabupaten Nduga menjadi lebih baik.

"Saya juga baru dilantikan 27 Mei 2022 lalu oleh Mendagri. Saya masih berusaha membangun Nduga menjadi lebih baik, termasuk pemulihan ekonomi masyarakat," jelasnya.

Baca juga: Menteri Dalam Negeri Pastikan Provinsi Papua Selatan, Tengah, dan Pegunungan Ikut Pemilu 2024

Dirinya bersama Pemerintah Kabupaten Nduga mengucapkan turut berdukacita atas peristiwa menimpa kedua belas masyarakatnya, juga permohonan maaf.

"Saya serta pemerintah Kabupaten Nduga turut berdukacita dan berterimakasih atas pengorbanannya yang telah membantu membangun Nduga. Saya dan pemerintah memohon maaf, karena bagaimanapun jiwa manusia tidak bisa di gantikan dengan apapun," ungkapnya.

Ia berharap, ke depan tidak ada lagi kejadian seperti ini, kasihan daerah Nduga ini selalu ada masalah.

“Kapan kita bisa maju kalau kacau terus, daerah lain sudah maju. Saya harap ini terakhir dan tidak boleh terulang lagi," keluhnya.

Kemudian terkait kemanan saat ini di Nduga dirinya mengaku telah berkoordinasi dengan TNI-Polri dan satuan lain yang bertugas di Nduga.

"Kami akan mengambil langkah damai untuk membangun Nduga lebih baik kedepan," katannya.

Untuk diketahui Pj Bupati Nduga Namia Gwijangge dan Kapolres Mimika bertemu langsung dengan keluarga dan para korban.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas