Tribun

Muazin Meninggal saat Kumandangkan Azan Salat Isya di Musala, Suaranya Sempat Terhenti

Sugiatno meninggal saat belum sempat menyelesaikan kumandang azan salat Isya di Musala Al Falah desa setempat.

Editor: Dewi Agustina
zoom-in Muazin Meninggal saat Kumandangkan Azan Salat Isya di Musala, Suaranya Sempat Terhenti
net/google
Ilustrasi. Sugiatno meninggal saat belum sempat menyelesaikan kumandang azan salat Isya di Musala Al Falah desa setempat. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com. Luthfi Husnika

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Seorang muazin asal Dusun Muning, Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur meninggal dunia saat sedang mengumandangkan azan salat isya, Minggu (31/7/2022) malam.

Sugiatno saat itu belum sempat menyelesaikan kumandang azan salat Isya di Musala Al Falah desa setempat.

Suaranya tiba-tiba terhenti lalu tubuhnya jatuh tersungkur.

Pria berusia 58 tahun itu dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Anak Punk Hijrah Jadi Muazin, Pernah Kabur dari Rumah Usia 12 Tahun, Lulus SD Tato di Wajah

"Setelah menerima laporan, kami langsung menuju ke lokasi kejadian dan rumah duka," kata Kapolsek Ringinrejo Iptu Joko Suparno membenarkan kabar tersebut, Minggu (31/7/2022).

Iptu Joko Suparno menyampaikan, korban sebelum meninggal sempat pamit pada keluarganya ke musala yang tidak jauh dari rumahnya.

Korban setiba di musala tersebut langsung mengumandangkan azan salat isya.

"Korban berdiri sambil mengumandangkan azan dan sebelum selesai azan tiba-tiba berhenti diam dan kemudian jatuh tersungkur," ucap Kapolsek Ringinrejo.

Muazin Meninggal Saat Kumandangkan Azan
Seorang muazin bernama Sugiatno (58) asal Dusun Muning, Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri ditemukan meninggal dunia saat kumandangkan azan.

Saat korban jatuh tersungkur ke depan, anak-anak yang berada di musala langsung kaget dan berteriak histeris.

Warga yang mendengar langsung berdatangan.

"Korban diketahui sudah meninggal dunia. Kemudian langsung dievakuasi dibawa ke rumah duka," tuturnya.

Dari hasil pemeriksaan dokter Puskesmas dan pihak kepolisian di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan.

Korban sebelumnya mengeluh kepada istrinya bahwa dadanya terasa sesak dan sakit.

"Diduga korban meninggal dunia karena sakit jantung. Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut adalah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi," jelasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Suara Tiba-tiba Terhenti, Muazin di Kediri Meninggal saat Kumandangkan Azan, Warga Berdatangan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas