Pelajar Mahasiswa Riau Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Warga Diimbau Tak Melewati Jalan Sudirman
Terkait rencana aksi demo, masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Jalan Sudirman diimbau mencari jalan alternatif agar tidak terjebak macet
Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Ribuan orang akan menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPRD Riau untuk menolak kenaikan harga BBM subsidi, Senin (5/9/2022) siang ini.
Berdasarkan informasi yang diterima Tribunpekanbaru.com, massa aksi berasal dari HMI, pelajar dan mahasiswa serta masyarakat Kota Pekanbaru.
Diperkirakan jumlah massa aksi dari rombongan ini mencapai 1.500 orang, dengan titik aksi di gedung DPRD Riau.
Aksi demo hari ini rencananya mulai digelar siang sekira pukul 13.00 WIB.
Baca juga: Buruh dan Mahasiswa Akan Demo Besar-besaran Pasca-Harga BBM Naik, Polisi Jaga Ketat 613 SPBU
Terkait rencana aksi ini, masyarakat yang akan melakukan perjalanan melalui Jalan Sudirman diimbau mencari jalan alternatif agar tidak terjebak macet di jalur Sudirman tepatnya di depan DPRD Riau.
Aksi unjuk rasa juga dilakukan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau pada Jumat (2/9/2022) pekan lalu.
Sebelum tiba di gedung DPRD Riau, massa aksi menggelar aksi dorong sepeda motor.
Aksi ini sebagai bentuk atau simbol dampak jika harga BBM bersubsidi dinaikkan.
"Banyak nelayan-nelayan yang akan merasakan dampak jika harga BBM bersubsidi dinaikkan. Belum harga sembako yang melonjak,"ujar Kordinator aksi dari KAMMI saat berorasi.
Ada beberapa tuntutan yang disampaikan dan harus di terima dan di laksanakan oleh Pemerintah RI.
Pertama, menolak pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi.
Kedua, mendesak pemerintah kendalikan harga barang-barang pokok.
Ketiga, mendesak pemerintah tunda proyek strategis nasional (PSN) yang tidak berdampak langsung bagi masyarakat dan alihkan anggaran untuk subsidi BBM.
Baca juga: HNW Desak Pembatalan Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
Terakhir KAMMI Riau mendesak Pemerintah RI dan Pertamina untuk menjamin stok BBM Solar dan Pertalite di Riau hingga akhir tahun.
Setelah melakukan orasi, akhirnya ketua Komisi V DPRD Riau yang juga politisi dari PDI Perjuangan Robin P Hutagalung menemui demonstran, ia berjanji akan menyampaikan aspirasi tersebut ke pemerintah pusat.
"Terima kasih kepada adik-adik mahasiswa dan tentunya kami akan sampaikan aspirasi dari mahasiswa ini,"ujar Robin.
Setelah diterima dengan baik dan menyampaikan aspirasi di depan gedung DPRD Riau, akhirnya ratusan mahasiswa ini membubarkan diri.
Sebelumnya saat jumpa pers kenaikan harga 3 jenis BBM ini pada Sabtu (3/9/2022), Presiden Jokowi mengatakan pemerintah harus mengalihkan subsidi bahan bakar dari APBN sehingga berpengaruh pada kenaikan harga BBM.
"Mengalihkan subsidi BBM sehingga harga beberapa jenis BBM yang selama ini dapat subsidi mengalami penyesuaian," ungkap Jokowi.
Rincian kenaikan harga bahan bakar minyak kemudian diumumkan oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif di kesempatan yang sama.
Harga Pertalite dari Rp 7.650 menjadi Rp 10.000 per liter.
Harga Pertamax naik dari Rp 12.000 menjadi Rp 14.500 per liter.
Harga Solar naik dari Rp5.150 menjadi Rp 6.800 per liter.
Kenaikan harga BBM tersebut berlaku mulai Sabtu, 3 September 2022 pukul 14.30 WIB atau 14.30 Wita.
(Tribunpekanbaru.com/Nasuha Nasution)
Artikel ini telah tayang di TribunPekanbaru.com dengan judul BREAKING NEWS: Ribuan Orang Hari Ini akan Unjuk Rasa di Riau Tolak Kenaikan BBM Subsidi