Tribun

Oknum Polisi di Cirebon Tega Rudapaksa Anak Sambung

Penangkapan tersangka berawal dari laporan ibu kandung korban Agustus 2022 yang langsung ditindaklanjuti Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Oknum Polisi di Cirebon Tega Rudapaksa Anak Sambung
IST
Ilustrasi - Oknum polisi berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) diamankan karena diduga merudapaksa anak sambungnya. Oknum berinisial CH itu diduga melakukan tindak kekerasan fisik dan seksual kepada korban. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Oknum polisi berpangkat Brigadir Polisi Satu (Briptu) diamankan karena diduga merudapaksa anak sambungnya.

Oknum berinisial CH itu diduga melakukan tindak kekerasan fisik dan seksual kepada korban.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Arif Budiman, mengatakan,  tersangka diamankan setelah dilaporkan istrinya atas tindakan tersebut dan langsung ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini, kami masih mendalami kasusnya," ujar Arif Budiman saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (26/9/2022).

Penangkapan tersangka berawal dari laporan ibu kandung korban pada akhir Agustus 2022 yang langsung ditindaklanjuti Unit PPA Satreskrim Polresta Cirebon.

Baca juga: 3 Oknum Siswa SMA Pelaku Perundungan Pelajar SLB di Cirebon Memiiki Catatan Buruk di Sekolah

Setelah serangkaian proses penyelidikan, kasus itu pun dinaikkan statusnya ke tahap penyidikan, kemudian mengamankan tersangka pada 6 September 2022.

Pihaknya pun menahan secara resmi tersangka terhitung mulai 7 September 2022, sehingga per hari ini CH telah menjalani masa tahanan selama 20 hari.

"Tersangka juga dijerat pasal berlapis dari mulai UU TPKS hingga UU PKDRT, dan ancaman hukumannya mencapai 15 tahun - 20 tahun penjara," kata Arif Budiman.

Arif menyampaikan, barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut, di antaranya, seragam sekolah milik korban, dan lainnya.

Hingga kini, pihaknya masih memeriksa lebih lanjut dan meminta keterangan para saksi untuk mengungkap fakta-fakta terbaru dalam kasus tersebut.

"Kami juga memeriksa kondisi psikologis korban untuk mengukur apakah korban mengalami trauma, dan memberikan trauma healing," ujar Arif Budiman.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Polisi Jahat di Cirebon, Rudapaksa Anak Sambungnya, Kini Ditahan dan Terancam Penjara 20 Tahun

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas