Tribun

Gara-Gara Lubang Tambang, WNA asal Tiongkok di Kukar Dianiaya Warga Setempat

Polres Kukar bersama Ditreskrimum Polda Kaltim dan Polsek Loa Janan melakukan olah TKP, hingga akhirnya diketahui tersangka bernama Hendra dan Andri

Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Gara-Gara Lubang Tambang, WNA asal Tiongkok di Kukar Dianiaya Warga Setempat
http://www.ladbible.com
Ilustrasi penganiayaan - Dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok Ni Xiu Ming (50) dan Ni Chau Guang (52) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan 2 orang laki-laki warga Samarinda, Minggu (25/9/2022) malam. Kedua korban adalah  kontraktor dan karyawan PT Kalimantan Bara Perkasa (PT KBP) 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Miftah Aulia Anggraini

TRIBUNNEWS.COM, TENGGARONG – Dua warga negara asing (WNA) asal Tiongkok Ni Xiu Ming (50) dan Ni Chau Guang (52) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan 2 orang laki-laki warga Samarinda, Minggu (25/9/2022) malam.

Kedua korban adalah  kontraktor dan karyawan PT Kalimantan Bara Perkasa (PT KBP).

Penganiayaan ini mengakibatkan Ni Xiu Ming tewas, sedangkan saudara kandungnya Ni Chau Guang harus kehilangan jari kelingkingnya.

Tim Gabungan Ditreskrimum Polda Kaltim bersama Opsnal Polres Kukar dan Polsek Loa Janan, segera melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Polres Kukar bersama Ditreskrimum Polda Kaltim dan Polsek Loa Janan melakukan olah TKP, hingga akhirnya diketahui tersangka bernama Hendra dan Andri.

Baca juga: Pria di Kota Samarinda Tewas Tak Wajar Usai Terlibat Cekcok dan Menusuk Ayahnya Menggunakan Parang

Setelah mengumpulkan keterangan dari para saksi dan informan, akhirnya dapat diidentifikasi lokasi persembunyian tersangka dalam waktu kurang dari 24 jam.

Keduanya berhasil diringkus di rumah salah satu kerabat tersangka di RT 01 Jalan Bunga, Kelurahan Bentuas, Kecamatan Palaran, Samarinda.

“Setelah menganiaya kedua korban, kedua pelaku berusaha melarikan diri,” kata Kasat Reskrim Polres Kukar AKP I Made Suryadinata, Selasa (27/9/2022).

 Belakangan diketahui, penganiayaan tersebut terjadi lantaran cekcok tersangka terkait adanya galian tambang yang menimbulkan lubang.

Menurut keduanya, seharusnya diuruk kembali oleh perusahaan milik korban.

Bukan itu saja, tersangka mengklaim dipukul lebih dulu oleh korban.

Karena itulah kedua tersangka menganiaya korban menggunakan mandau, hingga salah satunya meninggal dunia.

Dari tangan kedua tersangka, Polres Kukar menyita dua buah senjata tajam jenis mandau, satu unit sepeda motor warna hitam dan jaket berwarna biru, yang digunakan keduanya saat menganiaya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Hendra dan Andri kini harus mendekam di balik jeruji Mapolres Kukar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dengan judul Gara-Gara Lubang Tambang, 2 WNA Asal Tiongkok Dianiaya di Loa Janan Kukar, Satu Korban Tewas

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas