Tribun

Gempa di Tapanuli Utara

Warga Tapanuli Utara Ketakutan Saat Gempa Bumi: Kalau Tuhan Ingin Kami Selamat, Pasti Selamat

Seluruh keluarganya pergi ke luar dan menggelar tikar di luar rumah. Ketakutan pun menghantui keluarga akibat gempa di Tapanuli Utara

Editor: Erik S
zoom-in Warga Tapanuli Utara Ketakutan Saat Gempa Bumi: Kalau Tuhan Ingin Kami Selamat, Pasti Selamat
Tribun Medan/Maurits Pardosi
Rumah ambruk di Desa Hutauruk Parjulu, Kecamatan Sipoholon, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, akibat gempa bumi 6,0 SR, Sabtu (1/10/2022) dini hari. Hermina Sihombing dan keluarga mengungkapkan mereka ketakutan saat gempa. 

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M 5,8, kemudian ada gempa susulan hingga pukul 04.05 WIB.

Baca juga: UPDATE Gempa Tapanuli Utara - Terjadi Lebih dari 50 Gempa Susulan, 1 Korban Meninggal

"Bencana alam terjadi atas kehendak Tuhan. Sebagai umat beragama yang baik sudah seharusnya kita saling mendoakan untuk keselamatan satu sama lain. Mohon doa untuk saudara-saudara kita di sana," ujar Ijeck, Sabtu (1/10/2022).

Ijeck mengatakan, gempa bumi ini getarannya dirasakan oleh semua penduduk sekitar daerah Sipahutar, Singkil, Tapaktuan dan Gunung Sitoli. 

"Informasi sementara beberapa rumah warga di Tapanuli juga rusak dan ada korban jiwa. Kami berharap masyarakat tetap tenang, Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG," imbaunya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kata dia, melalui BPBD Sumut juga telah bergerak cepat memberikan bantuan logistik kepada masyarakat yang terdampak bencana. 

Sebelumnya, Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan memberi keterangan perihal gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Utara, Senin (1/10/2022). 

Baca juga: Gempa Terkini - Tapanuli Utara Diguncang 4 Kali Gempa 1 Oktober 2022, BMKG: Waspada Gempa Susulan

Ia menjelaskan, gempa bumi tersebut berpusat di kawasan Parmonangan. Ia juga mengutarakan sejumlah gempa susulan terjadi. 

"Tadi pagi, sekitar pukul 02.30 WIB terjadi gempabumi di Kabupaten Tapanuli Utara dengan kekuatan 6,0 skala richter," ujar Nikson Nababan, Sabtu (1/10/2022). 

"Dari keterangan pihak BMKG, pusat gempa tersebut di Parmonangan," sambungnya. 

"Setelah gempa yang pertama sekali, ada sejumlah gempa susulan yang terjadi. Nanti kerusakan rumah yang ada di Parmonangan atau daerah lain kita, pemerintah akan turun tangan," ujarnya. 

Selanjutnya, ia menjelaskan ada korban meninggal karena penyakit serangan jantung. 

"Ada dua korban meninggal, itu karena serangan jantung di Rumah Sakit. Lainnya ada 5 orang luka-luka dan sekarang sudah ditangani di UGD," ujarnya. 

Ia juga menjelaskan ada sejumlah bangunan yang rusak pascagempa tersebut. Data tersebut masih hasil sementara. Untuk data pastinya, pihaknya terus melakukan pemantauan.

Penulis: Maurits Pardosi

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Cerita Hermina Sihombing, Gempa Taput Sebabkan Dua Rumah dan Cateringnya Ambruk

dan

Gempa di Kabupaten Tapanuli Utara, Wagub Ijeck: Mohon Doa Untuk Saudara Kita di Sana

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas