Tribun

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

3 Perwira Polisi Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan: Perintahkan Anggota Tembakkan Gas Air Mata

Anggota polisi itu memerintahkan anggotanya menembakkan gas air mata ke penonton

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Erik S
zoom-in 3 Perwira Polisi Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan: Perintahkan Anggota Tembakkan Gas Air Mata
KompasTV
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam konferensi pers terkait tragedi Kanjuruhan, Kamis (6/10/2022) malam. Kapolri menyatakan 20 polisi diduga langgar kode etik terkait penembakan gas air mata. Tiga perwira kemudian menjadi tersangka 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan ada 3 anggota Polri yang turut menjadi tersangka dalam tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Satu di antaranya Kabag Ops Polres Malang Kompol Wahyu Setyo Pranoto.

Baca juga: Anak Korban Tragedi Kanjuruhan Perlu Pendampingan Psikologi

Menurut Sigit, anggota polisi itu diduga melakukan tindak pidana karena terkait adanya pemakaian gas air mata saat pengendalian massa di Stadion Kanjuruhan.

Sigit menuturkan bahwa Wahyu mengetahui adanya terkait larangan pemakaian gas air mata dalam pengendalian massa di Stadion. Namun, dia tidak mencegah anggotanya yang menembak gas air mata.

"Yang bersangkutan mengetahui tentang adanya aturan FIFA tentang penggunaan gas air mata. Namun yang bersangkutan tidak mencegah atau melarang pemakaian gas air mata pada saat pengamanan. Tidak melakukan pengecekan langsung terkait dengan pelengkapan yang dibawa personel," kata Sigit dalam konferensi pers di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).

Sigit menuturkan bahwa dua anggota polisi lainnya yang turut menjadi tersangka adalah Kasat Samapta Polres Malang AKP Bambang Sidik Achmadi dan Komandan Kompi Brimob Polda Jatim inisial AKP Hasdarman.

Menurut Kapolri, keduanya diduga yang memberikan perintah melakukan penembakan gas air mata ke arah tribun penonton hingga lapangan.

Baca juga: Kapolri Ungkap 20 Polisi yang Diduga Langgar Etik di Kasus Kerusuhan Stadion Kanjuruhan

Mereka menginstruksikan hal tersebut kepada 11 anggotanya.

Adapun kesebelas anggota polisi itu kemudian meletuskan 11 tembakan gas air mata. Adapun 7 tembakan diarahkan ke tribun selatan, 1 tembakan menuju tribun utara dan 3 tembakan menuju lapangan.

"Yang bersangkutan memerintahkan anggotanya untuk menyerang penembakan gas air mata," tukasnya.

Baca juga: KRONOLOGI Tragedi Kanjuruhan Versi Polisi, Termasuk saat Kiper Arema FC Adilson Maringa Diamankan

Dalam kasus ini, ketiga anggota polisi itu dijerat Pasal 359 dan atau Pasal 360 KUHP. Adapun hukuman penjara dalam pasal itu paling lama 5 tahun penjara.

"Tentunya tim akan terus bekerja maksimal seperti yang saya sampaikan kemungkinan penambahan pelaku apakah itu pelaku pelanggar etik maupun pelaku akan ditetapkan karena pelanggaran pidana kemungkinan masih bisa bertambah," tukasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas