Tribun

Gempa Berpusat di Cianjur

Jasad Rombongan Kepala Sekolah TK Korban Longsor Gempa Cianjur Dievakuasi, Mobil Terseret ke Jurang

Jasad rombongan kepala sekolah yang tertimbun longsor akibat gempa Cianjur, telah dievakuasi. Seorang korban ditemukan berpelukan dengan anaknya.

Penulis: Nuryanti
Editor: bunga pradipta p
zoom-in Jasad Rombongan Kepala Sekolah TK Korban Longsor Gempa Cianjur Dievakuasi, Mobil Terseret ke Jurang
Kompas.com/Firman Taufiqurrahman
Proses evakuasi jenazah korban longsor di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Jumat (25/11/2022), dampak gempa magnitudo 5,6. Jasad rombongan kepala sekolah yang tertimbun longsor akibat gempa Cianjur, telah dievakuasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Semua jenazah rombongan kepala sekolah yang tertimbun longsor akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, berhasil dievakuasi.

Rombongan kepala sekolah tersebut tertimbun longsor bersama kendaraan yang mereka tumpangi di Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022) lalu.

Seluruh penumpang yang masih berada di mobil itu dievakuasi pada Jumat (25/11/2022).

Dari delapan jenazah yang dievakuasi, Kepala Taman Kanak-kanak TK Insan Hasanah, Yanti Mandasari (42), ditemukan bersama putrinya, Qinanti (2).

Dilansir TribunJabar.id, semua korban berhasil dievakuasi setelah petugas berupaya selama berjam-jam.

Selain Yanti dan anaknya, ada enam korban meninggal di mobil Avanza B 2628 SKR milik TK Al Azhar itu.

Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal Berpelukan

Yanti Mandasari dan Qinanti ditemukan berpelukan saat dievakuasi tim dari longsoran di tebing Palalangon, Desa Cibeureum, Kecamatan Cugenang.

Suami Yanti, Agus Gunawan (45), membenarkan istrinya sedang memeluk anaknya saat ditemukan.

Agus mengaku akan membawa jenazah istri dan anaknya ke Desa Jayagiri, Kecamatan Sindangbarang, Cianjur Selatan.

Sementara itu, anak sulung Yanti, Srikanti (22), mengatakan dirinya masih berkomunikasi dengan ibunya melalui aplikasi WhatsApp sebelum kejadian.

"Senin sebelum pukul 12.00 WIB, saya sempat bertanya lokasi ke mamah karena mamah update foto bareng adik, balasan dari mamah ada acara sekolah di Sarongge," ujar Srikanti, Jumat, dikutip dari TribunJabar.id.

Baca juga: Keamanan Rumah Jadi Alasan Sejumlah Korban Gempa Cianjur Tak Bergabung ke Posko Pengungsian Terpadu

Srikanti (22) (berkerudung hitam) anak sulung Yanti Mandasari yang menangis ditenangkan keluarga dan rekan guru korban, Jumat (25/11/2022). Yanti Mandasari dan anaknya Qinanti ditemukan berpelukan tertimbun longsor di Jalan Raya Cipanas-Cianjur, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Srikanti (22) (berkerudung hitam) anak sulung Yanti Mandasari yang menangis ditenangkan keluarga dan rekan guru korban, Jumat (25/11/2022). Yanti Mandasari dan anaknya Qinanti ditemukan berpelukan tertimbun longsor di Jalan Raya Cipanas-Cianjur, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin)

Mobil Terseret ke Jurang

Kendaraan yang ditumpangi rombongan kepala sekolah TK itu tertimbun material longsor hingga terseret ke dasar jurang sedalam 300 meter.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas