Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria di Garut Dipasung Keluarga Karena Sering Mengamuk Lukai Anak dan Istri

Meski dipasung, pihak keluarga menurutnya tetap memperlakukan B dengan baik, seperti tetap diberi kebutuhan makanan dan tempat tidur

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Erik S
zoom-in Pria di Garut Dipasung Keluarga Karena Sering Mengamuk Lukai Anak dan Istri
Dok. Polsek Singajaya
Lansia berinisial B (63) warga Desa Sukawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat terpaksa dipasung keluarga di kerangkeng bambu, Sabtu (8/4/2023) 

TRIBUNNEWS.COM, GARUT -  Keluarga memutuskan memasung B (63) karena sering mengamuk dan melukai anak dan istrinya.

B adalah warga Desa Sukawangi, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Baca juga: Diperiksa Polisi, Bagaimana Nasib Orangtua yang Pasung dan Rantai Kaki Bocah di Bekasi ?

"Kambuhnya mengamuk sudah sejak awal tahun, akhirnya keluarga melakukan pemasungan sebagai solusi karena ingin tenang, memang kalau mengamuk sampai melukai anak dan istrinya," kata Ketua MUI Desa Sukawangi, Tajudin, Sabtu (8/4/2023).

Meski dipasung, pihak keluarga menurutnya tetap memperlakukan B dengan baik, seperti tetap diberi kebutuhan makanan dan tempat tidur.

Tajudin menjelaskan, pihaknya kemudian melaporkan kejadian tersebut ke polisi dengan harapan B bisa dibawa ke rumah sakit jiwa agar diobati.

"Kemarin alhamdulillah sudah ada solusi terbaik, B sudah dibawa ke rumah sakit jiwa yang ada di Bandung, dievakuasi langsung oleh kepolisian," ungkapnya.

Kapolres Garut AKBP Rio Wahyu Anggoro mengatakan, pihaknya telah membawa B ke RSJ Cisarua Bandung mendapatkan perawatan.

Baca juga: Pengakuan Ortu di Kulon Progo, Tega Pasung Anaknya yang Penyandang Disabilitas dalam Kandang Kambing

Rekomendasi Untuk Anda

Selama ini pihak keluarga melakukan pemasungan lantaran tidak memiliki biaya untuk membawa B berobat.

"Akhirnya kami evaluasi, dibawa langsung ke RSJ Cisarua Bandung. B mengalami stress, marah-marah dan melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat," ujarnya kepada Tribunjabat.id.

AKBP Rio mengimbau masyarakat agar senantiasa segera melaporkan kejadian-kejadian serupa kepada pihaknya.

Hal tersebut agar dilakukan penanganan langsung sehingga tidak perlu melakukan pemasungan.

Baca juga: Seorang Guru Honorer di Kabupaten Garut Mengaku Kelulusannya Menjadi PPPK Dibatalkan

"Kami terus berusaha membantu masyarakat dalam setiap kesusahan apapun, kami juga memiliki program Sambang Rukun Warga, mendengar segala keluh kesah masyarakat sehingga kami bisa secepatnya mengambil langkah," ujarnya. (*)

Penulis: Sidqi Al Ghifari

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Sering Mengamuk, Lansia di Garut Dipasung di Kerangkeng Bambu, Akhirnya Dievakuasi Polisi ke RSJ

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas