Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Srikandi Ganjar Ajak Warga Pandeglang Tingkatkan Potensi UMKM

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan potensi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa tersebut. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Srikandi Ganjar Ajak Warga Pandeglang Tingkatkan Potensi UMKM
Istimewa
Srikandi Ganjar mengajak warga belajar mengolah bakso ikan khas Binuangeun di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Rabu (3/5/2023).  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Srikandi Ganjar mengajak warga belajar mengolah bakso ikan khas Binuangeun di Desa Cikiruhwetan, Kecamatan Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Banten pada Rabu (3/5/2023). 

Korwil Srikandi Ganjar Banten Ila Kholilannisa mengatakan bahan utama pembuatan bakso merupakan sumber daya alam terbesar daerah setempat yaitu ikan tongkol. 

"Bakso ikan yang kami buat itu yaitu bakso ikan yang terbuat dari ikan tongkol karena memang masyarakat desa ini mata pencahariannya adalah nelayan. Dan ikan terbesar yang dihasilkan dari nelayan ini adalah ikan tongkol," ujar Ila.

Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan potensi usaha mikro kecil menengah (UMKM) di desa tersebut. 

Melalui pelatihan, warga diharapkan bisa memiliki kemampuan untuk mengolah ikan tongkol menjadi bakso. 

Sehingga nantinya warga bisa membuka usaha sendiri yang dapat membantu menyokong perekonomian keluarganya. 

"Makanya ini menjadi salah satu bentuk UMKM yang ada di daerah dan saya berharap juga UMKM di daerah ini bisa maju, bisa berkembang seperti UMKM di kota-kota. Agar UMKM ini bisa menopang kehidupan masyarakat," ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Seorang peserta pelatihan bernama Oktaviani mengapresiasi kegiatan yang dihelat para sukarelawan. 

Menurut dia, kegiatan ini sangat menyenangkan dan makin menambah keterampilan peserta dalam memasak olahan dari ikan yang bisa dijadikan sumber pundi-pundi rupiah. 

"Seru ya soalnya jarang kumpul-kumpul kayak gini terus bareng bisa ngumpul kayak gini apalagi acaranya bermanfaat," kata Oktaviani. 

Dia berharap, makanan khas Binuangeun itu bisa makin dikenal oleh daerah-daerah lain. Apalagi bahan dasarnya berbeda dengan bakso ikan daerah lain yang terbuat dari ikan tenggiri. 

"Harapannya semoga bermanfaat ke depannya bisa meningkatkan UMKM, supaya makanan ini bisa dikenal lagi oleh daerah lain," lanjut Oktaviani.

Baca juga: Dampingi UMKM, Cara PNM Dukung Program Prioritas Nasional

Adapun pelatihan tersebut juga sebagai bentuk sosialisasi sosok Ganjar Pranowo secara door to door di wilayah setempat. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas