Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Fakta Keributan TNI-Ormas Pemuda Pancasila di Semarang: Videonya Viral hingga Berakhir Damai

Telah beredar sebuah video yang menunjukkan keributan yang dinarasikan antara anggota TNI dan ormas Pemuda Pancasila (PP).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Fakta Keributan TNI-Ormas Pemuda Pancasila di Semarang: Videonya Viral hingga Berakhir Damai
Kolase Tribunnews.com
Keributan berujung pemukulan yang diduga melibatkan anggota TNI dan Pemuda Pancasila terjadi di sebuah kantor Leasing Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (3/8/2023) berujung damai. Berikut fakta-faktanya. 

TRIBUNNEWS.COM - Telah beredar sebuah video yang menunjukkan keributan yang dinarasikan antara anggota TNI dan ormas Pemuda Pancasila (PP).

Lokasi kericuhan tersebut berada di sebuah kantor Leasing Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Kamis (3/8/2023) sekira pukul 14.45 WIB.

Mengutip TribunJateng.com, disebutkan, korban keributan tersebut adalah anggota TNI berpangkat Pratu.

Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar  membenarkan informasi adanya keributan tersebut.

Ia mengatakan, diduga keributan tersebut merupakan berawal dari salah paham.

"Iya diduga kesalahpahaman," bebernya, Sabtu (5/8/2023).

Baca juga: Bentrok TNI-Ormas PP, Dandim 0733/Kota Semarang : Dipicu Kesalahpahaman dan Kini sudah Damai

Dikonfirmasi di tempat berbeda, Wakapendam IV/Diponegoro Letkol Inf Andy Soelistyo menyebut, baru mengetahui kejadian tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Nanti kita cek," bebernya.

Pihak kepolisian dan TNI pun kini sedang melakukan penyelidikan tentang kasus ini.

"Iya masih lidik dulu," kata Kombes Irwan.

Dandim 0733/Kota Semarang Angkat Suara

Letkol Inf Rahmad Saerodin selaku Dandim 0733/Kota Semarang pun angkat suara soal video keributan tersebut.

Ia membenarkan, perkelahian tersebut terjadi pada Kamis pekan lalu.

Saat dihubungi, Rahmad Saerodin mengatakan, kasus tersebut dipicu oleh salah paham antara keduanya.

"Salah paham, (kasus) sudah selesai," ujarnya saat dihubungi, Senin (7/8/2023).

Mengutip TribunJateng.com, pihak ormas yang melakukan pemukulan terhadap anggotanya sudah menemui pihaknya keesokan harinya setelah kejadian, Jumat (4/8/2023).

Keributan berujung pemukulan yang diduga melibatkan anggota TNI dan Pemuda Pancasila terjadi di sebuah kantor Leasing Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (3/8/2023).
Keributan berujung pemukulan yang diduga melibatkan anggota TNI dan Pemuda Pancasila terjadi di sebuah kantor Leasing Jalan Brigjen Katamso, Peterongan, Semarang Selatan, Kamis (3/8/2023). (Tangkapan layar Terang Media)

Keduanya pun menyatakan damai dan sudah salah bermaafan.

"Kedua belah pihak itu sudah bertemu di Kodim, sudah sepakat untuk memaafkan dan menyelesaikan secara kekeluargaan," jelasnya.

(Tribunnews.com, Renald)(TribunJateng.com, Iwan Arfianto)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas