Terpisahkan oleh Maut, Pasutri di Sukabumi Meninggal Dunia Tertabrak Kereta Api, Tangis Anak Pecah
Korban bernama Aef Saepullah (55) dan Aminah (50), warga Kampung Gunung Batu, Desa Kebonpedes.
Penulis: Muhammad Renald Shiftanto
Editor: Bobby Wiratama
TRIBUNNEWS.COM - Janji sehidup semati untuk selalu bersama hingga maut memisahkan nampaknya bukan sebatas janji saja.
Pasangan suami istri di Sukabumi tewas setelah tertabrak Kereta Api Siliwangi, Jumat (3/5/2024).
Keduanya tertabrak saat berboncengan dengan sepeda motor.
Kecelakaan yang menewaskan dua orang ini terjadi Kampung Babakan Sirna RT 03/RW 04, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Korban bernama Aef Saepullah (55) dan Aminah (50), warga Kampung Gunung Batu, Desa Kebonpedes.
Mengutip TribunJabar.id, seorang saksi Asep Suhendi (42) menuturkan, kecelakaan terjadi sekira pukul 16.00 WIB.
"Kejadiannya saat itu dua orang suami istri naik motor dari arah Gunungbatu menuju Ranji,"
"Nah, motor itu melintas melalui jalan gang," ujarnya.
Saat kejadian, lanjut Asep, motor yang dikendarai korban melintasi perlintasan kereta api.
Nahas, saat menyebrang tersebut, dari arah Cianjur ada kereta datang dan langsung menyambar korban.
Warga sekitar pun sempat memperingatkan korban untuk berhati-hati.
Baca juga: Honda HRV Terlibat Kecelakaan dengan Bus Kuning di Kawasan Universitas Indonesia, 3 Orang Terluka
"Sempat dikasih tahu, 'Awas kereta', tapi tidak terdengar, akhirnya motor melintas kereta datang. Terlempar dua-duanya bersama motornya," kata Asep.
Korban pun terpental hingga 20 meter dari lokasi penyebrangan.
"Posisinya terhantam kepalanya kereta, sekitar 20 meter itu terlemparnya," ujar warga sekitar, Asep Suhendi.
Asep menuturkan, posisi korban berada di kanan dan kiri rel kereta api.
"Jadi korban yang satu berada di samping kanan rel bersama motor dan satu lagi samping sebelah kiri," kata Asep.
Mulanya, kata Asep, warga sekitar tak mengenali korban.
Setelah dicek, ternyata korban adalah tetangga warga sekitar.
"Awalnya tidak tahu itu tetangga dekat kampung. Langsung tadi dibawa pakai mobil ke rumah duka," katanya.
Kades Kebonpedes, Dadan Apriandani juga mengonfirmasi bahwa korban merupakanw arganya.
"Saya sudah identifikasi bahwa ternyata memang benar itu warga kami. Kejadian tertabrak kereta pakai motor identitas suami-istri," jelas Dadan.
Jalan yang dilintasi korban sebelum tersambar kereta merupakan jalan kecil dan perlintasannya tanpa palang pintu.
"Perlintasan itu jalan gang kecil yang tidak terdaftar PT KAI, hanya perlintasan jalan pintas masyarakat warga Desa Kebonpedes," katanya.
Sebelum kejadian, ujar Dadan, kedua korban berangkat dari rumahnya untuk melihat mobil angkotnya yang sedang diservis di dekat lokasi.
"Katanya mau ke bengkel melihat mobilnya akan diservis. Lewat sana motong, karena dekat," ujarnya.
Baca juga: Ahli Forensik Sebut Ada Kemungkinan Kecelakaan dalam Kasus Tewasnya Brigadir Ridhal, Saran Autopsi
Tangis sang Anak Pecah
Suasana haru pun menyelimuti rumah duka korban.
Warga yang menemukan jasad korban langsung mengabari keluarga dan saudara korban.
Keluarganya menangis bercucuran air mata mengetahui keduanya sudah dalam keadaan terbaring meninggal dan terjadi pendarahan di bagian kepalalnya.
Situasi mengharukan juga muncul saat seorang pemuda datang mendekati kedua korban, lalu histeris menangis melihat pasangan suami-istri itu tergeletak meninggal tertabrak kereta.
Ternyata pemuda itu adalah anak pasangan suami-istri yang meninggal.
Saat sampai di kerumunan, pemuda tersebut langsug memanggil-manggil kedua orang tuanya
"Ayah... Ayah... Ayah... Ibu... Ibu... Ibu!" ujar Pemuda tersebut sambil menangis terus memanggil kedua orangtuanya itu.
Warga yang berada di rumah duka pun mencoba menenangkan anak korban tersebut.
Situasi di rumah duka hingga pukul 20.00 WIB, banyak orang berdatangan untuk berbelasungkawa terhadap keluarga korban.
Sebagian atikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul BREAKING NEWS: Suami-istri di Kebonpedes Sukabumi Tewas Tertabrak Kereta Api, Terlempar 20 Meter
(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJabar.id, Dian Herdiansyah)
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.