Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Pilu Ayah Fathiya, Lihat Jenazah Putrinya yang Jatuh Terpental Treadmill: Saya Seperti Orang Gila

Selamet Purnomo, ayah korban, mengaku terpukul dengan kepergian putrinya, bahwa sebelum berangkat ke tempat gym, putrinya tersebut sempat melambaikan

Editor: Wahyu Aji
zoom-in Pilu Ayah Fathiya, Lihat Jenazah Putrinya yang Jatuh Terpental Treadmill: Saya Seperti Orang Gila
TribunPontianak.co.id/Ferryanto
Petugas Kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) jatuhnya seorang wanita dari lantai 3 tempat Gym di jalan Parit Haji Husein 2 Pontianak, Selasa (18/6/2024). 

Petugas Kepolisian saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) jatuhnya seorang wanita dari lantai 3 tempat Gym di jalan Parit Haji Husein 2 Pontianak, Selasa (18/6/2024). (TribunPontianak.co.id/Ferryanto)

"Kita akan periksa dari izin, dan berbagai hal lebih lanjut, karena memang berdasarkan informasi, sebelumnya pernah ada kejadian, namun tidak dirubah posisi dari Treadmill itu yang membelakangi jendela, yang notabene itu membahayakan," jelasnya.

Selain itu, Kompol Antonius menuturkan bahwa pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan terdahap pemilik gym atau tempat kebugaran tersebut.

Pemeriksaan dilakukan terkait dengan dugaan pemilik gym.

Tersebar di Media Sosial

Detik-detik saat korban korban terekam kamera CCTV.

Mengutip TribunPontianak.co.id, dalam rekaman tersebut, korban terlihat masih menggunakan treadmill dengan posisi pelan.

Lalu, korban hilang keseimbangan dan menyebabkannya terseret treadmill ke belakang.

Berita Rekomendasi

Nahas, jendela yang ada di belakang korban posisinya terbuka yang menyebabkan Fathiya langsung jatuh ke bawah dari lantai tiga.

Kini, jenazah Fathiya telah dimakamkan di pemakaman umum Desa Punggur, Kecamatan Sungai kakap, Kubu Raya.

Selamet Purnomo, ayah korban, mengaku terpukul dengan kepergian putrinya.

Kepada TribunPontianak.co.id, ia menceritakan bahwa sebelum berangkat ke tempat gym, putrinya tersebut sempat melambaikan tangan kepadanya.

Korban saat itu berangkat bersama adik laki-laki dan kekasihnya.

"Itu dia sempat pemanasan di teras sebelum berangkat, lalu saya bilang sudah pakai mobil saja daripada motor susah pakai nenteng-nenteng bawa banyak barang, lalu dia berangkat pamitan, dia sampai lampaikan tangan, itu sekitar pukul 12.50 gitu," ujarnya.

Tak lama kemudian, ia mendapatkan kabar dari anak keduanya atau adik korban bahwa putrinya terjatuh dari lantai tiga dan tak sadarkan diri.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas