Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kasus Penembakan Pelajar SMKN 4 Semarang: Polda Jateng Beri Penjelasan

Polda Jateng mengungkap fakta baru tentang penembakan pelajar SMKN 4 Semarang. Simak selengkapnya!

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Kasus Penembakan Pelajar SMKN 4 Semarang: Polda Jateng Beri Penjelasan
Tribunnews.com/ Reynas Abdila
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Artanto di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (27/11/2024). 

TRIBUNNEWS.COM - Polda Jawa Tengah mengungkapkan fakta baru terkait kasus penembakan yang menewaskan seorang pelajar SMKN 4 Semarang.

Aipda Robig Zaenudin dilaporkan menembak GRO, seorang pelajar berusia 17 tahun, hingga tewas pada Minggu, 24 November 2024.

Selain itu, dua teman korban, AD (17) dan SA (16), juga mengalami luka akibat tembakan.

Tindakan Berlebihan oleh Aipda Robig

Kombes Artanto, Kabid Humas Polda Jateng, menjelaskan bahwa Aipda Robig tidak mengeluarkan tembakan peringatan sebelum melakukan penembakan.

"Robig seharusnya tidak perlu melakukan penembakan langsung kepada warga sipil saat menangani tawuran," tegasnya.

Kombes Artanto menambahkan bahwa tindakan Robig merupakan tindakan berlebihan atau "excessive action".

Ia menggarisbawahi bahwa Robig melanggar aturan penggunaan senjata api yang seharusnya sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Rekomendasi Untuk Anda

Saat ini, Aipda Robig telah ditahan di Polda Jateng.

Kombes Artanto menyatakan bahwa semua bukti dan fakta akan terungkap dalam proses penyidikan dan sidang mendatang.

(Tribunnews.com, Muhammad Renald Shiftanto)(TribunJateng.com, Iwan Arifianto)(Kompas.com, Titis Anis Fauziyah)

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas