Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Viral Video Pemotor Dianiaya Satpol PP di Gorontalo, Korban Tersungkur usai Ditendang

Simak kronologi pemukulan Joko oleh anggota Satpol PP di Gorontalo yang viral.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Endra Kurniawan
zoom-in Viral Video Pemotor Dianiaya Satpol PP di Gorontalo, Korban Tersungkur usai Ditendang
Kolase Tribunnews.com
(Kanan) Ibrahim Usman menceritakan kronologi dirinya menjadi korban pemukulan oleh oknum anggota Satpol PP di Kantor Gubernur Gorontalo pada Senin (23/12/2024) dan (Kiri) Tangkap layar video viral Satpol PP tendang pemotor. 

TRIBUNNEWS.COM, Gorontalo - Ibrahim Usman, atau akrab disapa Joko, menjadi korban pemukulan oleh oknum anggota Satpol PP di Gorontalo pada Senin, 23 Desember 2024.

Joko, pria berusia 39 tahun yang tinggal di Desa Bube, Kecamatan Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, mengungkapkan kronologi kejadian tersebut saat diwawancarai oleh TribunGorontalo.com pada Rabu, 25 Desember 2024.

Semua bermula saat Joko mengantar istrinya yang bekerja sebagai tenaga honorer di Kantor Gubernur Gorontalo pada pagi hari kejadian.

Karena khawatir istrinya terlambat, ia melaju dengan terburu-buru.

"Saat pulang, ada pemeriksaan dan pohon di situ, jadi saya terpaksa ambil jalur lain," ungkap Joko.

Ia mengaku telah meminta maaf kepada petugas Satpol PP yang menghentikannya, menjelaskan bahwa ia terburu-buru karena meninggalkan anaknya di rumah bersama mertuanya yang sedang sakit.

Baca juga: Tampang Bripda AA, Anggota Polda Jabar Viral Aniaya Wanita, Korban Dijambak hingga Dipukul

Namun, saat Joko meminta maaf, seorang anggota Satpol PP tiba-tiba memukul kaca helmnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Setelah itu, ketika Joko turun dari sepeda motor dan membuka helm, ia ditendang di area sensitif, yang membuatnya tersungkur dan mengerang kesakitan.

Meskipun Joko dan pihak Satpol PP Gorontalo telah mencapai kesepakatan damai, keluarga Joko tidak terima dengan perlakuan oknum tersebut.

Ayah Joko menegaskan ingin melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang, meskipun terduga pelaku telah meminta maaf.

"Saya maafkan, tapi jalur hukum tetap berjalan," tegasnya.

Respons Kasatpol PP

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Gorontalo, Taufik Sidiki, memberikan klarifikasi mengenai insiden ini.

Ia menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika Joko dianggap tidak kooperatif dan memainkan gas motor dengan keras yang hampir menabrak petugas.

Baca juga: Viral Pebalap Liar Tabrakan Beruntun di Klaten, Warga Ketakutan Tak Berani Menolong, Ini Kata Polisi

"Ketukan pada helm adalah bentuk teguran atas perilaku tidak kooperatifnya. Namun, kami mengakui tindakan itu tidak sesuai prosedur," tambah Taufik.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya telah meminta maaf kepada korban dan memberikan sanksi kepada oknum yang terlibat.

Taufik memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan terulang dengan memperkuat pengawasan internal.

Artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com dengan judul Ibrahim Usman Ungkap Kronologis Dipukuli Oknum Satpol PP Gorontalo, Kena Tendangan di Area Sensitif

(Tribungorontalo.com/Arianto Panambang)

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas