Kaca Mobil Pecah Akibat Pengamen Arogan di Bandung, Ini Ceritanya
Pengamen Bandung ditangkap setelah viral pecahkan kaca mobil, lihat videonya!
Penulis:
Isti Prasetya
Editor:
timtribunsolo
TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang merekam aksi arogan seorang pengamen di Bandung menjadi viral di media sosial.
Dalam video tersebut, pengamen berinisial R (20) terlihat memaksa pengendara mobil untuk memberikan uang dengan cara mengintimidasi, yaitu mengetuk kaca mobil dengan cincin batu akik yang dipakainya.
Kejadian ini berlangsung di SPBU Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, pada Sabtu (28/12/2024) sekitar pukul 19:17 WIB.
Seorang pengemudi yang merasa terganggu merekam aksi pengamen tersebut, namun malah diserang oleh pelaku yang mencoba memukul handphone korban.
R semakin brutal dengan memecahkan kaca jendela mobil korban, yang berpelat nomor Z 1052 BB.
Video kejadian ini diunggah oleh akun Instagram @infobandungkota pada Minggu (29/12/2024) dan telah ditonton sebanyak 3,6 juta kali hingga saat ini.
Kapolsek Buahbatu, Kompol Rizal Jatnika, membenarkan insiden tersebut.
Setelah pelaku berkelahi dengan korban, ia kembali mendekati mobil dan memukul kaca depan, hingga kaca tersebut pecah.
Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp500.000 dan telah melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian.
Pihak kepolisian bertindak cepat dan berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian.
R ditangkap di kosannya di Rancaekek pada Minggu sekitar pukul 16:30 WIB.
Baca juga: Viral Pria di Malang Rusak 2 Ikon Taman, Polisi: Tak Punya Kerjaan dan Kesal Istri Tak Pulang 3 Hari
"Pelaku diambil di tempat kosan dan dibawa ke Polsek Buahbatu untuk dimintai keterangan dan diperiksa," ungkap Rizal.
Video penangkapan R juga menjadi viral, dengan tampilan pelaku yang tampak pasrah saat digiring oleh petugas.
Video tersebut telah mendapatkan 1,7 juta penayangan di Instagram.
Dengan kejadian ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan melaporkan tindakan kriminal serupa kepada pihak berwenang.
(Tribunnews.com/Isti Prasetya)
Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).
Baca tanpa iklan