Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Endus Keberadaan Imam Pembunuh Ibu Kandung di Semarang

Polisi mengidentifikasi keberadaan Imam Ghozali, pelaku pembunuhan ibu kandung di Semarang, Selasa (18/2/2025).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Polisi Endus Keberadaan Imam Pembunuh Ibu Kandung di Semarang
Dok Polresta Semarang
ANAK BUNUH IBU - Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara pembunuhan anak terhadap ibunya di Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Kota Semarang, Rabu (19/2/2025). Polisi mengendus keberadaan pelaku. 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi telah mengidentifikasi keberadaan Imam Ghozali, 36 tahun, terduga pelaku pembunuhan ibu kandungnya, Salamah, 61 tahun.

Peristiwa tragis ini terjadi di rumah korban di Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, pada Selasa (18/2/2025) sekira pukul 23.15 WIB.

Imam diduga melakukan penusukan secara membabi buta terhadap Salamah, yang merupakan ibu kandungnya, hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Setelah kejadian, Imam melarikan diri dan kini masih berstatus buronan.

Menurut keterangan Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M Syahduddi, pihaknya telah memonitor lokasi keberadaan terduga pelaku.

"Penyidik masih di lapangan. Semoga secepatnya bisa ditangkap," ungkapnya saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat (21/2/2025).

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum mengetahui secara pasti motif di balik tindakan kejam tersebut.

Rekomendasi Untuk Anda

"Motif belum tahu karena pelaku belum ditangkap," tambah Syahduddi.

Namun, informasi yang dihimpun menyebutkan, Imam marah setelah permintaannya untuk meminta uang kepada ibunya tidak dipenuhi.

Imam yang berstatus pengangguran diduga melakukan penganiayaan dengan menggunakan pisau, mengakibatkan sejumlah luka tusuk di tangan, punggung, dan dada korban.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena, menegaskan pihaknya masih memburu Imam.

Baca juga: Anak di Semarang Bunuh Ibu, Suka Mabuk dan Minum Pil Koplo, Ayah: Saya Ikhlas jika Dia Dihukum Mati

"Kami masih memburu pelaku," katanya.

Para tetangga korban juga sempat mendengar teriakan meminta tolong dari Salamah sebelum menemukan korban bersimbah darah di teras rumah.

Setelah kejadian, warga segera melarikan Salamah ke Rumah Sakit Roemani Semarang, namun sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan.

Artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul UPDATE : Polisi Cium Keberadaan Imam Terduga Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung Semarang

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas