Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hasil Pemeriksaan 2 Penyidik Ditsiber Polda Jateng yang Datangi Band Sukatani: Mereka Profesional

2 penyidik Direktorat Reserse Siber Polda Jateng telah diperiksa setelah mendatangi Band Sukatani telah selesai diperiksa, hasilnya mereka profesional

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Nina Yuniar
Editor: timtribunsolo
zoom-in Hasil Pemeriksaan 2 Penyidik Ditsiber Polda Jateng yang Datangi Band Sukatani: Mereka Profesional
Tribunjateng.com/ Instagram @sukatani.band
SUKATANI MINTA MAAF - Anggota Sukatani Band, Muhammad Syifa Al Ufti atau Electroguy (gitaris) dan Novi Citra Indriyati atau Twister Angel (vokalis) meminta maaf kepada institusi Polri atas lagunya yang berjudul Bayar Bayar Bayar melalui akun Instagram @sukatani.band, Kamis (20/2/2025). Setelah itu, oknum penyidik Polda Jateng yang diduga intimidasi Band Sukatani diperiksa Propam disebut mereka profesional. 

TRIBUNNEWS.COM - Dua penyidik Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jawa Tengah telah diperiksa oleh Divisi Propam Polri terkait kedatangan mereka ke band punk rock Sukatani.

Kunjungan ini diduga berkaitan dengan intervensi terhadap dua anggota band, yang menyebabkan mereka meminta maaf kepada institusi kepolisian.

Pada Kamis, 20 Februari 2025, kedua penyidik tersebut menemui personel Band Sukatani di Banyuwangi, Jawa Timur.

Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk melakukan klarifikasi mengenai lagu berjudul "Bayar Bayar Bayar", yang dikenal sebagai sindiran keras terhadap polisi di Indonesia.

Setelah pertemuan tersebut, muncul video di mana anggota band Sukatani, vokalis Novi Citra Indriyati (Twister Angel) dan gitaris Muhammad Syifa Al Lufti (Alectroguy), meminta maaf dan menarik lagu tersebut dari platform streaming musik.

Hasil Pemeriksaan Propam

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, mengungkapkan bahwa pemeriksaan Propam terhadap dua anggota Ditsiber dilakukan di Mapolda Jateng, Kota Semarang, pada Jumat, 21 Februari 2025.

Menurut Artanto, pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan transparansi dan profesionalitas anggota dalam melaksanakan tugas.

Rekomendasi Untuk Anda

"Propam melakukan klarifikasi terhadap dua anggota Siber yang menemui grup band Sukatani," ujar Artanto.

Hasil pemeriksaan menyatakan bahwa tidak ditemukan pelanggaran dari kedua anggota Ditsiber.

 "Mereka profesional sesuai tugas pokok dan tidak ada permasalahan," tambah Artanto.

Permintaan Maaf dari Band Sukatani

Sebelum ditarik dari platform streaming, lagu "Bayar Bayar Bayar" menjadi viral dan menarik perhatian publik.

Dalam video klarifikasi yang diunggah di akun Instagram mereka, Sukatani meminta maaf kepada Kapolri dan institusi Polri.

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya atas lagu ciptaan kami yang liriknya menyentuh tentang polisi," ujar Alectroguy.

Dia menjelaskan bahwa lagu tersebut ditujukan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan.

Dengan demikian, kasus ini menyoroti pentingnya hubungan antara seni dan institusi kepolisian, serta bagaimana komunikasi yang tepat dapat mencegah kesalahpahaman.

Konten ini disempurnakan menggunakan Kecerdasan Buatan (AI).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas