Banjir Melanda Kabupaten Gresik, Ribuan Rumah Terendam
Banjir melanda Kabupaten Gresik, Jawa Timur akibat Sungai Lamong dan Sungai Surabaya meluap imbas hujan deras
Editor:
Erik S
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir melanda Kabupaten Gresik, Jawa Timur akibat Sungai Lamong dan Sungai Surabaya meluap imbas hujan deras dengan intensitas tinggi, Selasa (25/2/2025).
Akibatnya, permukiman warga di empat kecamatan, yakni Balongpanggang, Binjeng, Driyorejo, dan Wringinanom tergenang banjir.
Sebanyak 15 desa terdampak dengan total 4.834 kepala keluarga (KK) yang rumahnya terendam banjir. Selain permukiman, banjir juga menggenangi 194 hektare sawah, enam fasilitas pendidikan, dua fasilitas kesehatan, serta 13 ruas jalan antar kota.
Baca juga: Masuk Kawasan Rawan Banjir dan Rob, Karang Taruna Jakut Distribusikan Peralatan Pembersih ke Warga
Tinggi muka air (TMA) bervariasi antara 20 hingga 100 cm di beberapa titik.
"Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa, sementara kerugian materil masih dalam proses pendataan," Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan asesmen di lapangan guna memastikan dampak bencana ini serta kebutuhan masyarakat terdampak.
Kondisi terkini menunjukkan banjir mulai berangsur surut. Meski demikian, pemantauan terus dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan hujan susulan yang dapat memperburuk situasi.
BNPB mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. Jika debit air meningkat, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman. Hindari arus deras, amankan barang berharga, dan pantau informasi resmi dari BPBD serta BNPB.
Baca tanpa iklan